Kompas.com - 10/03/2021, 09:45 WIB
Suudi (57), warga Dusun Banyusidi, Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis, sedang memanen cabai di kebunnya, Selasa (9/3/2021). KOMPAS.COM/IKA FITRIANASuudi (57), warga Dusun Banyusidi, Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis, sedang memanen cabai di kebunnya, Selasa (9/3/2021).

MAGELANG, KOMPAS.com - Petani cabai di kawasan Gunung Marbabu, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, rela berjaga tiap malam menjelang panen.

Mereka khawatir ada pencurian cabai karena saat ini harganya sedang melambung tinggi di pasaran.

Seperti dilakukan salah satu petani, Suudi (57), warga Dusun Banyusidi, Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis. 

Baca juga: Harga Cabai Rawit Merah Masih Mahal, Operasi Pasar Akan Digelar di 3 Pasar di Jakbar

Panen cabai di kebunnya setiap lima hari sekali. Dua hari menjelang panen sealu dijaga sampai hampir dini hari. 

“Dua malam sebelumnya dipetik dijaga. Ya enggak tentu (penjagaan), kadang-kadang sampai pukul 00.00 WIB, nanti pagi-pagi setelah shalat subuh tengok lagi,” kata Suudi, Selasa (9/3/2021).

Suudi mengungkapkan, di tingkat petani, harga cabai rawit merah atau sering disebut cabai setan mencapai Rp 75.000 per kilogram.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Harga ini sudah bertahan sejak sekitar dua minggu yang lalu. Adapun cabai yang pathek (agak rusak) dijual Rp 15.000 per kilogram.

Baca juga: 900 Pedagang Pasar Tradisional di Magelang Akan Divaksin Covid-19

Ia menanam tanaman cabai sejak Desember 2020, dan sampai saat ini sudah panen sebanyak 11 kali.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berlari hingga 13 Kilometer, Sinten dan Cucunya Selamat dari Erupsi Gunung Semeru, Begini Ceritanya

Berlari hingga 13 Kilometer, Sinten dan Cucunya Selamat dari Erupsi Gunung Semeru, Begini Ceritanya

Regional
Ahli Vulkanologi ITB Jelaskan Penyebab Erupsi Gunung Semeru

Ahli Vulkanologi ITB Jelaskan Penyebab Erupsi Gunung Semeru

Regional
BPBD Imbau Warga Tak Kunjungi Desa Terdampak Erupsi Semeru, Ingatkan Potensi Awan Panas Guguran

BPBD Imbau Warga Tak Kunjungi Desa Terdampak Erupsi Semeru, Ingatkan Potensi Awan Panas Guguran

Regional
Update Bencana Erupsi Gunung Semeru, 13 Korban Jiwa dan Evakuasi Terkendala Medan

Update Bencana Erupsi Gunung Semeru, 13 Korban Jiwa dan Evakuasi Terkendala Medan

Regional
Cerita Relawan Evakuasi Korban Erupsi Gunung Semeru, Temukan Jasad Ibu dan Anak Berpelukan

Cerita Relawan Evakuasi Korban Erupsi Gunung Semeru, Temukan Jasad Ibu dan Anak Berpelukan

Regional
Kisah Pilu Korban Bencana Erupsi Gunung Semeru: Semuanya Tertimbun...

Kisah Pilu Korban Bencana Erupsi Gunung Semeru: Semuanya Tertimbun...

Regional
Terpantau CCTV, Tiga Warga Ukraina Mendaki Gunung Merbabu Tanpa Izin

Terpantau CCTV, Tiga Warga Ukraina Mendaki Gunung Merbabu Tanpa Izin

Regional
Kisah Cinta Mahasiswi Mojokerto dan Oknum Polisi Berujung Maut, NWR Tewas di Pusara Ayah, Bripda RB Terancam Dipecat

Kisah Cinta Mahasiswi Mojokerto dan Oknum Polisi Berujung Maut, NWR Tewas di Pusara Ayah, Bripda RB Terancam Dipecat

Regional
BERITA FOTO: Gunung Semeru Erupsi, Ini Kondisi Desa Sumberwuluh, Lumajang

BERITA FOTO: Gunung Semeru Erupsi, Ini Kondisi Desa Sumberwuluh, Lumajang

Regional
Pemkab Sleman Salurkan Air Bersih ke Dusun Terdampak Banjir Lahar Dingin Merapi

Pemkab Sleman Salurkan Air Bersih ke Dusun Terdampak Banjir Lahar Dingin Merapi

Regional
Mahasiswi Bunuh Diri di Makam Ayah di Pasuruan, Oknum Polisi Dijerat Pasal Aborsi, Ini Faktanya

Mahasiswi Bunuh Diri di Makam Ayah di Pasuruan, Oknum Polisi Dijerat Pasal Aborsi, Ini Faktanya

Regional
Cerita Sinten Saat Gunung Semeru Melutus: Saat Erupsi seperti Kiamat

Cerita Sinten Saat Gunung Semeru Melutus: Saat Erupsi seperti Kiamat

Regional
Polisi Pastikan Kasus Dugaan Penyelewengan Dana BST oleh Kades di Blitar Berlanjut

Polisi Pastikan Kasus Dugaan Penyelewengan Dana BST oleh Kades di Blitar Berlanjut

Regional
Cerita Titik Isnani Sering Dirundung Saat Kecil dan Tidak Sekolah, Kini Dirikan PAUD Inklusi di Boyolali

Cerita Titik Isnani Sering Dirundung Saat Kecil dan Tidak Sekolah, Kini Dirikan PAUD Inklusi di Boyolali

Regional
Fakta Terkini Dampak Erupsi Gunung Semeru, Kendala Evakuasi Warga dan Pencarian 10 Penambang Pasir

Fakta Terkini Dampak Erupsi Gunung Semeru, Kendala Evakuasi Warga dan Pencarian 10 Penambang Pasir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.