Aksi Kejar-kejaran Begal dan Sopir Taksi "Online", Pelaku Tertangkap Setelah Tabrak "Water Block"

Kompas.com - 08/03/2021, 21:38 WIB
Pelaku pembegalan taksi online, ADS (24) saat ditangkap aparat kepolisian dan warga, Senin (8/3/2021) sore. Dok. Satlantas Polresta Bandar LampungPelaku pembegalan taksi online, ADS (24) saat ditangkap aparat kepolisian dan warga, Senin (8/3/2021) sore.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Aksi kejar-kejaran bak film aksi antara begal dan korbannya terjadi di Bandar Lampung.

Seorang begal dikejar korbannya, sopir taksi online dengan menggunakan mobil.

Aksi tersebut berakhir setelah aparat Satlantas Polresta Bandar Lampung memblokade jalan dan menyebabkan mobil yang dikendarai pembegal menabrak water block.

Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, AKP Rafly Yusuf Nugraha mengatakan, peristiwa itu terjadi di Jalan KH Mas Mansyur pada Senin (8/3/2021) sekitar pukul 15.30 WIB.

Pelaku pembegalan, ADS (24) berhasil ditangkap dan diselamatkan dari amukan warga.

"Pelaku berhasil dihentikan setelah menabrak water block dan trotoar," kata Rafly, Senin sore.

Baca juga: Fakta Sopir Taksi Online Ditusuk Penumpangnya, Alami Luka di Leher, Pelaku Ditangkap Warga

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sopir taksi online dibegal penumpangnya, mobil dirampas

Penangkapan itu berawal saat korban, Agus (27) menerima order dari pelaku untuk mengantar ke daerah Gudang Lelang, Kecamatan Bumi Waras sekitar pukul 12.15 WIB.

Pelaku naik di depan sekolah YP Unila, di Tanjung Karang Pusat.

Sampai di lokasi tujuan, pelaku yang duduk di kursi belakang menjerat leher korban menggunakan tali rafia.

"Pelaku lalu mendorong korban keluar dan langsung membawa kabur mobil B 2953 BZM milik korban," kata Rafly.

Baca juga: Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Korban teriak minta tolong, warga takut bantu karena pelaku bawa senjata api

Korban sempat berteriak minta tolong dan mengejar pelaku.

Namun, warga sekitar tidak berani karena pelaku membawa senjata api.

Tak ingin aset penghasilannya dibawa kabur, korban lalu mengejar pelaku menggunakan mobil lainnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Pematung Tunanetra Asal Klaten, Sulap Kertas Bekas Jadi Bernilai Seni Tinggi

Cerita Pematung Tunanetra Asal Klaten, Sulap Kertas Bekas Jadi Bernilai Seni Tinggi

Regional
Detik-detik Penggerebekan 'Kampung Narkoba' di Sumsel, 18 Orang Diamankan 2 di Antaranya DPO

Detik-detik Penggerebekan "Kampung Narkoba" di Sumsel, 18 Orang Diamankan 2 di Antaranya DPO

Regional
Mulai Penuh, Keterisian RS Covid-19 di Kota Bandung Mencapai 84,56 Persen

Mulai Penuh, Keterisian RS Covid-19 di Kota Bandung Mencapai 84,56 Persen

Regional
Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Gubernur Ridwan Bantah Ada Rumah Sakit Tolak Pasien

Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Gubernur Ridwan Bantah Ada Rumah Sakit Tolak Pasien

Regional
Batu Akik Kalimaya, Dulu Dipuja Kini Mulai Dilupa...

Batu Akik Kalimaya, Dulu Dipuja Kini Mulai Dilupa...

Regional
Jepara Zona Merah Covid-19, Semua Pentas Hiburan Dilarang

Jepara Zona Merah Covid-19, Semua Pentas Hiburan Dilarang

Regional
Curi ATM, Sales Bobol Uang Tabungan Pelanggan Rp 64 Juta di Blitar, Ini Kronologinya

Curi ATM, Sales Bobol Uang Tabungan Pelanggan Rp 64 Juta di Blitar, Ini Kronologinya

Regional
Gerebek 'Kampung Narkoba' di Musirawas, Polisi Tangkap 18 Pengedar

Gerebek "Kampung Narkoba" di Musirawas, Polisi Tangkap 18 Pengedar

Regional
Awal Mula 4 Kades di Jember Ditangkap karena Kasus Narkoba

Awal Mula 4 Kades di Jember Ditangkap karena Kasus Narkoba

Regional
Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Ini Langkah Gubernur Ridwan Kamil

Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Ini Langkah Gubernur Ridwan Kamil

Regional
Heboh Biaya Wisata di Curug Bidadari Tak Wajar, Warganet: Kapok, Tempat Biasa, Pungli Luar Biasa

Heboh Biaya Wisata di Curug Bidadari Tak Wajar, Warganet: Kapok, Tempat Biasa, Pungli Luar Biasa

Regional
Berkunjung ke Dusun Butuh, 'Nepal van Java' yang Dibanggakan Menteri Sandiaga

Berkunjung ke Dusun Butuh, "Nepal van Java" yang Dibanggakan Menteri Sandiaga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Upaya Evakuasi Kapal 'Hantu' Terkendala Medan | Foto Viral Biaya Masuk Curug Bidadari

[POPULER NUSANTARA] Upaya Evakuasi Kapal "Hantu" Terkendala Medan | Foto Viral Biaya Masuk Curug Bidadari

Regional
Dalam 2 Bulan, 2 Kali Ditemukan Mayat Hangus Terbakar di Maros

Dalam 2 Bulan, 2 Kali Ditemukan Mayat Hangus Terbakar di Maros

Regional
Sejarah Becak Pertama di Yogyakarta, dari Antar Beras hingga Candu

Sejarah Becak Pertama di Yogyakarta, dari Antar Beras hingga Candu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X