Fakta Seorang Pemuda Bunuh Teman Kerjanya, Berawal dari Sakit Hati, Serahkan Diri ke Polisi

Kompas.com - 07/03/2021, 14:52 WIB
Ilustrasi garis polisi. THINKSTOCKIlustrasi garis polisi.

KOMPAS.com - Naas yang dialami Suparno (42), warga Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ini, ia harus meregang nyawa usai dibunuh teman kerjanya sendiri berinisial US (21).

Korban tewas setelah mengalami luka tusuk senjata tajam di sekujur tubuhnya.

Peristiwa itu terjadi di sebuah hotel di kawasan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jumat (5/3/2021).

Usai membunuh rekannya, pelaku kemudian menyerahkan diri ke polisi.

Pembunuhan itu diduga dilatarbelakangi dengan sakit hati pelaku terhadap korban.

Namun, polisi masih akan mendalami apakah ada motif lain selain dari itu.

Berikut faktanya yang Kompas.com rangkum:

Kronologi kejadian

Ilustrasi garis polisi.SHUTTERSTOCK Ilustrasi garis polisi.

Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba mengatakan, kejadian itu berawal dari korban mengajak tersangka bertemu di sebuah hotel untuk membicarakan permasalahan antara anak perempuannya dengan US.

Kemudian, korban pun menjemput tersangka. Sesampainnya di hotel, keduanya terlibat pembicaraan. Namun, di tengah pembicaraan, sekitar pukul 05.00 WIB terjadi cekcok.

Tersangka kemudian mengambil pisau dapur dari balik pakaian lalu menikamkan ke tubuh korban sebanyak lima kali.

Bukan itu saja, tersangka yang sudah emosi juga menyayat leher korban hingga membuat korban tewas di tempat.

Setelah membunuh korban, tersangka kemudian melarikan diri dan menyerahkan diri ke polisi.

Seorang saksi yang mengetahui kejadian itu kemudian melaporkannya ke polisi.

"Mendapat laporan tersebut, Tim Resmob Polres Magelang mendatangi lokasi dan ternyata benar bahwa telah terjadi pembunuhan," kata Ronald.

Baca juga: Kronologi Seorang Pemuda Bunuh Teman Kerjanya, Berawal dari Sakit Hati

 

Pelaku menyerahkan diri

ilustrasi serahkan diriSHUTTERSTOCK ilustrasi serahkan diri

Usai membunuh rekannya, pelaku kemudian menyerahkan diri ke polisi.

"(Tersangka) Menyerahkan diri, kemudian ditangkap," kata Kassubag Humas Polres Magelang, Iptu Abdul Muthohir, dalam keterangan pers, Jumat (5/3/2021) malam.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan polisi terhadap tersangka, kata Muthohir, korban dibunuh dengan menggunakan pisau di kamar hotel.

Baca juga: Usai Bunuh Teman Kerjanya, Pemuda Ini Serahkan Diri ke Polisi

 

Motif diduga sakit

IlustrasiThinkstock Ilustrasi

Kata Ronald, motif pelaku tega membunuh rekan kerjanya diduga karena sakit hati.

Namun, pihaknya masih akan mendalami apakah ada motif lain selain dari itu.

"Motif pelaku melakukan pembunuhan ini, akan kita dalami lagi selain dari motif sakit hati pelaku terhadap korban," ujarnya.

Baca juga: Sakit Hati, Seorang Pemuda Bunuh Temannya

 

Terancam 15 tahun penjara

Ilustrasithawornnurak Ilustrasi

Kata Ronald, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres Magelang.

Saat ini, pihaknya masuh melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

"Pelaku kami jerat dengan Pasal 338 KUHP dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun," tegasnya.

Baca juga: WN Australia Hendak Gelar Kelas Orgasme dengan Tarif Rp 7,2 Juta di Bali, Ini Faktanya

 

(Penulis Kontributor Magelang, Ika Fitriana | Editor Robertus Belarminus)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 April 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 April 2021

Regional
Pria di Pamekasan yang Muntah Darah Bukan karena Vaksin Covid-19, Ini Penjelasan Kepala Puskemas

Pria di Pamekasan yang Muntah Darah Bukan karena Vaksin Covid-19, Ini Penjelasan Kepala Puskemas

Regional
Pendaftaran CPNS dan PPPK Jatim Dibuka Mei, Ada 15.177 Formasi

Pendaftaran CPNS dan PPPK Jatim Dibuka Mei, Ada 15.177 Formasi

Regional
Sabar Sumber Kebahagiaan

Sabar Sumber Kebahagiaan

Regional
Berawal Ganti Pelat Nomor untuk Kelabui Debt Collector, Pemuda di Solo Tepergok Polisi gara-gara ETLE

Berawal Ganti Pelat Nomor untuk Kelabui Debt Collector, Pemuda di Solo Tepergok Polisi gara-gara ETLE

Regional
Tak Perlu Datang ke Kantor Polisi, Warga Jateng Bisa Perpanjangan SIM lewat Ponsel

Tak Perlu Datang ke Kantor Polisi, Warga Jateng Bisa Perpanjangan SIM lewat Ponsel

Regional
Selama Ramadhan, Vaksinasi Lansia di Rembang Hanya sampai Pukul 11.00

Selama Ramadhan, Vaksinasi Lansia di Rembang Hanya sampai Pukul 11.00

Regional
Kisah Ponpes Tunarungu di Sleman, Baca Al Quran Dengan Bahasa Isyarat

Kisah Ponpes Tunarungu di Sleman, Baca Al Quran Dengan Bahasa Isyarat

Regional
Cerita Bisnis Takjil Dadakan di Surabaya, Modal Rp 2 Juta Omzet Setara Harga Sepeda Motor

Cerita Bisnis Takjil Dadakan di Surabaya, Modal Rp 2 Juta Omzet Setara Harga Sepeda Motor

Regional
Seorang Pria di Singkawang Aniaya Ayah Kandung hingga Tewas

Seorang Pria di Singkawang Aniaya Ayah Kandung hingga Tewas

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemkab Wonogiri Larang Bukber dan Halal Bihalal

Cegah Penularan Covid-19, Pemkab Wonogiri Larang Bukber dan Halal Bihalal

Regional
Ajak Warga Tetap Patuhi Protokol Kesehatan, Wagub NTB: Agar Tidak Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Ajak Warga Tetap Patuhi Protokol Kesehatan, Wagub NTB: Agar Tidak Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Regional
Pengikut Islam Aboge di Banyumas Akan Mulai Puasa Ramadhan Besok

Pengikut Islam Aboge di Banyumas Akan Mulai Puasa Ramadhan Besok

Regional
Pelaku UMKM Kini Bisa Pasarkan Produknya Langsung ke Perusahaan BUMN

Pelaku UMKM Kini Bisa Pasarkan Produknya Langsung ke Perusahaan BUMN

Regional
Ratusan Pesilat Bentrok dengan Warga di Tuban, 3 Orang Terluka, 2 Motor Rusak Parah

Ratusan Pesilat Bentrok dengan Warga di Tuban, 3 Orang Terluka, 2 Motor Rusak Parah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X