Joget Sambil Bagi-bagi Duit Tanpa Masker, Wali Kota Blitar: Biar Acara Tidak Sepi

Kompas.com - 07/03/2021, 05:25 WIB
Sebuah tangkapan layar video menunjukkan Walikota Blitar Santoso bernyanyi memegang mikrofon. TANGKAPAN LAYARSebuah tangkapan layar video menunjukkan Walikota Blitar Santoso bernyanyi memegang mikrofon.

KOMPAS.com - Wali Kota Blitar Santoso membuat heboh karena terekam sedang bernyanyi, berjoget dan membagi-bagikan uang tanpa mengenakan masker.

Santoso dan sejumlah orang yang menghadiri acara pun terlihat tak menerapkan jaga jarak.

Meski demikian, Santoso tetap kukuh mengatakan bahwa acara tersebut berjalan sesuai protokol kesehatan.

Baca juga: Video Viral Wali Kota Blitar Joget di Panggung Tanpa Masker, Ternyata Acara Syukuran di Balai Kota


Acara syukuran pelantikan

Ilustrasi pemilu.Shutterstock Ilustrasi pemilu.
Santoso mengakui sosok dalam video tersebar itu adalah dirinya.

Melansir Surya.co.id, Santoso menjelaskan bahwa video itu diambil dalam acara tasyakuran usai dirinya dilantik menjadi Wali Kota Blitar 2021-2023.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Acara mengundang sejumlah relawan pemenangan Pilkada Blitar 2020.

"Itu acara tasyakuran, saya mengundang relawan di Kusumo Wicitro," kata Wali Kota Blitar Santoso, seperti dilansir dari Surya.co.id Sabtu (6/3/2021).

Santoso mengaku, sebetulnya juga menggelar acara tasyakuran bersama santri, namun kegiatan tersebut tidak viral.

Baca juga: Bernyanyi dan Berjoget Tanpa Masker di Panggung, Begini Penjelasan Wali Kota Blitar Santoso...

 

Ilustrasi Covid-19Shutterstock/Petovarga Ilustrasi Covid-19
Klaim lakukan pembatasan

Meski tampak tak bermasker dan tak menjaga jarak, Santoso tetap mengklaim mematuhi protokol kesehatan.

Sebab dirinya mengaku telah melakukan pembatasan jumlah tamu undangan.

Selain itu, waktu penyelenggaraan juga dibatasi sampai selama dua jam.

"Acaranya hanya dua jam, pukul 20.00 WIB mulai dan pukul 22.00 WIB sudah selesai. Acara tetap menerapkan protokol kesehatan. Jumlah undangan dibatasi tidak lebih 50 orang," ujar dia.

Baca juga: Kami Demokrat Tetap Satu Komando bersama Pak AHY

Biar tidak sepi

Ilustrasi.IST Ilustrasi.
Menurut Santoso, acara bernyanyi hanya sekadar hiburan di sela-sela acara.

Dia menyewa hiburan musik untuk mengisi suasana agar tidak sepi.

"Pas makan-makan, biar tidak sepi, diisi dengan acara elektone," katanya, dikutip dari Surya.

Santoso pun terekam menyanyikan lagu berjudul Kehilangan sambil membagi-bagikan uang

Baca juga: Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

 

Ilustrasi viralShutterstock Ilustrasi viral
Video 4 menit 28 detik

Aksi wali kota tersebut viral lewat sebuah video berdurasi 4 menit 28 detik.

Ada sekitar 10 orang di atas panggung yang tidak mengenakan masker. Ada juga yang saling berpelukan.

Hanya terlihat satu orang mengenakan masker, yakni orang di belakang Santoso.

Pada detik ke-30, dua perempuan menyusul naik ke panggung lalu satu di antaranya bernyanyi dan berduet dengan Santoso.

Jelang menit ketiga, Santoso memutar badan dan menghampiri tiga perempuan yang berjoget di belakangnya, sambil memberikan sejumlah uang.

Ia juga menyodorkan uang pada perempuan yang sempat berduet bersamanya.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Blitar, Asip Agus Hasani | Editor : Dheri Agriesta) Surya.co.id



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah 7 Nelayan, Selamat dan Terdampar Usai Kapal Katamarasa Tenggelam di Perairan Moyo NTB

Kisah 7 Nelayan, Selamat dan Terdampar Usai Kapal Katamarasa Tenggelam di Perairan Moyo NTB

Regional
139 Mahasiswa di Kalbar Positif Covid-19, Rektor Bantah Perkuliahan Telah Dimulai

139 Mahasiswa di Kalbar Positif Covid-19, Rektor Bantah Perkuliahan Telah Dimulai

Regional
Kapal Sirimau Dialihkan untuk Tempat Isolasi, Pedagang NTT Mengeluh Tak Bisa Pasarkan Bawang

Kapal Sirimau Dialihkan untuk Tempat Isolasi, Pedagang NTT Mengeluh Tak Bisa Pasarkan Bawang

Regional
Kakek Kurmen Ditemukan Tewas Terbakar di Kasur, Api Diduga Berasal dari Rokok Korban

Kakek Kurmen Ditemukan Tewas Terbakar di Kasur, Api Diduga Berasal dari Rokok Korban

Regional
Kapal Pengayoman IV Angkut 2 Truk Tronton Pembawa Batu Split, Sebelum Tenggelam Terlihat Miring

Kapal Pengayoman IV Angkut 2 Truk Tronton Pembawa Batu Split, Sebelum Tenggelam Terlihat Miring

Regional
Kapal Pengayoman IV Tenggelam di Nusakambangan, 5 Penumpang Selamat dan 2 Tewas

Kapal Pengayoman IV Tenggelam di Nusakambangan, 5 Penumpang Selamat dan 2 Tewas

Regional
Bantu Daerah Gelar Belajar Tatap Muka, BIN Vaksinasi 300.000 Pelajar di Jatim

Bantu Daerah Gelar Belajar Tatap Muka, BIN Vaksinasi 300.000 Pelajar di Jatim

Regional
Video Viral, Pagar Rumah dari Kolam Koi Seharga Rp 50 Juta, Ada 80 Ekor Ikan di Dalamnya

Video Viral, Pagar Rumah dari Kolam Koi Seharga Rp 50 Juta, Ada 80 Ekor Ikan di Dalamnya

Regional
300.000 Dosis Vaksin Menumpuk di Sumbar, Ada yang Sudah Kedaluwarsa

300.000 Dosis Vaksin Menumpuk di Sumbar, Ada yang Sudah Kedaluwarsa

Regional
Pemkab Nganjuk Permak Kawasan Jantung Kota, Anggaran Capai Rp 22 Miliar, Target Rampung Akhir 2021

Pemkab Nganjuk Permak Kawasan Jantung Kota, Anggaran Capai Rp 22 Miliar, Target Rampung Akhir 2021

Regional
Dibantu TNi Polri, 350 UMKM Jabar Lakukan Tranformasi Digital

Dibantu TNi Polri, 350 UMKM Jabar Lakukan Tranformasi Digital

Regional
Fakta-fakta Perampokan Toko Emas di Medan, dari Perencanaan, Pelarian, Asal Senpi hingga Tempat Usaha Kini Diwajibkan Punya CCTV

Fakta-fakta Perampokan Toko Emas di Medan, dari Perencanaan, Pelarian, Asal Senpi hingga Tempat Usaha Kini Diwajibkan Punya CCTV

Regional
Evakuasi 3 Nelayan Korban Kapal Karam di Perairan Pulau Moyo, NTB, Terkendala Cuaca Buruk

Evakuasi 3 Nelayan Korban Kapal Karam di Perairan Pulau Moyo, NTB, Terkendala Cuaca Buruk

Regional
Daftar 16 Daerah di Sumut dengan APBD Masih Mengendap di Bank, Tertinggi Medan Rp 1,8 Triliun

Daftar 16 Daerah di Sumut dengan APBD Masih Mengendap di Bank, Tertinggi Medan Rp 1,8 Triliun

Regional
Kisah Ipul Siswa SD Kayuh Sepeda 20 KM Ditemani Ibu untuk Bertanding Karate, Pulang Bawa Trofi Juara

Kisah Ipul Siswa SD Kayuh Sepeda 20 KM Ditemani Ibu untuk Bertanding Karate, Pulang Bawa Trofi Juara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.