Tingkatkan Kunjungan Wisata Saat Pandemi, Ini Upaya Pemkot Bukittinggi

Kompas.com - 05/03/2021, 18:13 WIB
Salah satu ikon wisata Bukittinggi, Jam Gadang yang menjadi penarik wisatawan datang ke Bukittinggi KOMPAS.COM/PERDANA PUTRASalah satu ikon wisata Bukittinggi, Jam Gadang yang menjadi penarik wisatawan datang ke Bukittinggi

Untuk mendukung itu, menurut Erman, Pemkot Bukittinggi juga akan membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di bidang perhotelan.

"Jika dibentuk BUMD ini akan dibuat penginapan atau hotel baru. Ini tentu bisa menambah jumlah kamar yang bisa dihuni di Bukittinggi. Penambahannya diperkirakan 2.000 kamar," kata Erman.

Ditinjau Kemenparekraf

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Bukittinggi Supadria mengatakan, tim Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sudah mengunjungi Pemkot Bukittinggi untuk melihat penerapan CHSE.

"Mereka sudah berkunjung pada Rabu lalu, yang diterima langsung Pak Wali Kota untuk melihat penerapan CHSE," kata Supadria.

Supadria mengatakan, dengan kunjungan tim Kemenparekraf itu, diharapkan akan ada penilaian positif dari pemerintah pusat untuk Bukittinggi.

Jika ada penilaian positif, maka tentunya diharapkan bantuan dana hibah bagi pelaku usaha di Bukittinggi bisa semakin bertambah.

Tahun lalu ada sekitar Rp 6 miliar dari Kementerian untuk pelaku usaha di Bukittinggi.

"Tahun ini diharapkan bisa bertambah, karena pelaku usaha di Bukittinggi sudah banyak yang memiliki sertifikasi CHSE," kata Supadria.

Halaman: