Ini Sanksi bagi Warga yang Menolak Vaksin Covid-19 di Banjarmasin

Kompas.com - 04/03/2021, 17:41 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19, uji vaksin Covid-19 pada varian virus corona Afrika Selatan. Novovax dan Johnson & Johnson ujikan vaksin virus corona pada varian baru virus corona Afrika Selatan, hasilnya efikasi vaksin kurang efektif. SHUTTERSTOCK/PalSandIlustrasi vaksin Covid-19, uji vaksin Covid-19 pada varian virus corona Afrika Selatan. Novovax dan Johnson & Johnson ujikan vaksin virus corona pada varian baru virus corona Afrika Selatan, hasilnya efikasi vaksin kurang efektif.

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin mewanti-wanti agar jangan ada warga yang menolak divaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi mengatakan, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2021 Pasal 13A ayat 2, ada sanksi bagi mereka yang menolak divaksin.

"Sanksi pertama yakni pencabutan BPJS Kesehatan, kedua sanksi pencabutan hak administrasi publiknya," tegas Machli Riyadi kepada wartawan, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: 7.450 Lansia di Banjarmasin Jalani Vaksinasi Covid-19

Selain kedua sanksi tersebut, masih ada sanksi yang lebih berat yakni pemberian denda.

"Denda juga diatur dalam peraturan presiden. Saya kira ini juga sangat jelas," ucapnya.

Dengan ancaman sanksi tersebut, Machli berharap seluruh masyarakat mau divaksinasi selama ketersediaan vaksin mencukupi.

"Kita berharap tidak ada masyarakat kita yang menolak, karena sangat rugi jika menolak vaksin, apalagi ini gratis," jelasnya.

Machli menambahkan, pihaknya menargetkan seluruh lapisan masyarakat telah menjalani vaksinasi pada akhir April 2021,

Baca juga: Rencana Belajar Tatap Muka, Guru Prioritas Vaksin Tahap Kedua di Gunungkidul

Dinkes Banjarmasin saat ini telah mengajukan penambahan dosis vaksin ke Kementerian Kesehatan.

"Persoalan kita adalah kekurangan vaksin. Vaksin yang kita Terima untuk termin pertama itu baru 7.500, itu untuk lansia. Belum lagi sasaran para pemberi pelayanan publik. Tapi kemarin kita sudah ajukan permintaan secara tertulis penambahan vaksin," pungkasnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polsek Candipuro Dibakar Massa, Polda Lampung Bantah Tuduhan Polisi Tidak Bekerja

Polsek Candipuro Dibakar Massa, Polda Lampung Bantah Tuduhan Polisi Tidak Bekerja

Regional
Kronologi 12 Personel TNI Diserang OTK di Pegunungan Bintang, Ditembak Saat Perbaiki Mobil Mogok

Kronologi 12 Personel TNI Diserang OTK di Pegunungan Bintang, Ditembak Saat Perbaiki Mobil Mogok

Regional
Terlilit Utang Pinjol hingga Rp 40 Juta, Guru TK di Malang Sebut Ini Penyebabnya

Terlilit Utang Pinjol hingga Rp 40 Juta, Guru TK di Malang Sebut Ini Penyebabnya

Regional
Soal Aksi Pencabulan di Masjid, Wali Kota Pangkalpinang Minta Pelaku Menyerahkan Diri

Soal Aksi Pencabulan di Masjid, Wali Kota Pangkalpinang Minta Pelaku Menyerahkan Diri

Regional
Polisi Tangkap 5 Pemuda Miliki Senpi Rakitan dan Amunisi Aktif, Disebut Alat Perang untuk Menyerang

Polisi Tangkap 5 Pemuda Miliki Senpi Rakitan dan Amunisi Aktif, Disebut Alat Perang untuk Menyerang

Regional
12 Personel TNI Diserang OTK di Pegunungan Bintang, 4 Prajurit Terluka

12 Personel TNI Diserang OTK di Pegunungan Bintang, 4 Prajurit Terluka

Regional
'Ada Suara Kraakk yang Nyaring, Ruko Perlahan Miring ke Kanan'

"Ada Suara Kraakk yang Nyaring, Ruko Perlahan Miring ke Kanan"

Regional
Sulut Nihil Kasus Baru Covid-19, Angka Kesembuhan 94,07 Persen

Sulut Nihil Kasus Baru Covid-19, Angka Kesembuhan 94,07 Persen

Regional
Fakta Guru TK di Malang Terjerat 24 Pinjol, untuk Biaya Kuliah, Dipecat dari Tempat Mengajar

Fakta Guru TK di Malang Terjerat 24 Pinjol, untuk Biaya Kuliah, Dipecat dari Tempat Mengajar

Regional
Mengapa Emosi Pemudik Bisa Meledak-ledak di Muka Umum? Ini Kata Psikolog

Mengapa Emosi Pemudik Bisa Meledak-ledak di Muka Umum? Ini Kata Psikolog

Regional
Setelah Videonya Viral, Siswi SMA Penghina Palestina Dikeluarkan dari Sekolah, Kasusnya Dihentikan

Setelah Videonya Viral, Siswi SMA Penghina Palestina Dikeluarkan dari Sekolah, Kasusnya Dihentikan

Regional
Sebelum Ditenggelamkan dan Tewas, Bocah 7 Tahun Disuruh Makan Cabai dan Bunga Mahoni

Sebelum Ditenggelamkan dan Tewas, Bocah 7 Tahun Disuruh Makan Cabai dan Bunga Mahoni

Regional
Gunung Sinabung Mengalami Erupsi, Embuskan Abu Vulkanik Setinggi 3.500 Meter

Gunung Sinabung Mengalami Erupsi, Embuskan Abu Vulkanik Setinggi 3.500 Meter

Regional
Antisipasi Penyebaran Covid-19 Usai Lebaran, Kota Kupang Perpanjang PPKM

Antisipasi Penyebaran Covid-19 Usai Lebaran, Kota Kupang Perpanjang PPKM

Regional
Sederet Pengakuan Guru TK yang Terjerat Utang Pinjol: Pinjam Rp 600.000, Diminta Bayar Rp 1,2 Juta

Sederet Pengakuan Guru TK yang Terjerat Utang Pinjol: Pinjam Rp 600.000, Diminta Bayar Rp 1,2 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X