Longsor Sumedang, Tim SAR Temukan 2 Korban di Perumahan Pondok Daud

Kompas.com - 18/01/2021, 11:40 WIB
Tim SAR gabungan temukan dua korban longsor di lokasi Perumahan Pondok Daud, Cihanjuang, Sumedang, Jawa Barat, Senin (18/01/2021). Dok. Basarnas BandungTim SAR gabungan temukan dua korban longsor di lokasi Perumahan Pondok Daud, Cihanjuang, Sumedang, Jawa Barat, Senin (18/01/2021).

SUMEDANG, KOMPAS.com - Tim SAR gabungan temukan dua korban tertimbun material lokasi longsor di Perumahan Pondok Daud, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (18/1/2021).

Perumahan Pondok Daud ini merupakan lokasi longsoran pertama yang terjadi Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 15.30 WIB, lalu.

Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansah mengatakan, korban pertama teridentifikasi berjenis kelamin laki-laki, bernama Abraham Sihombing (8), ditemukan pukul 09.20 WIB.

Baca juga: Bupati Sumedang: Lokasi Longsor di Perumahan Pondok Daud Gembur dan Labil, Pemkab Akan Evaluasi Izin Perumahan di Lereng Gunung

Selanjutnya, pada pukul 10.05 WIB, tim SAR gabungan kembali menemukan korban berjenis kelamin perempuan dewasa, namun belum teridentifikasi namanya.

"Satu korban sudah teridentifikasi, satu lainnya dalam proses identifikasi tim DVI di Puskesmas Sawahdadap," ujar Deden kepada Kompas.com di lokasi longsor, Senin.

Deden menuturkan, kedua korban ditemukan di sektor dua atau lokasi longsoran pertama di Perumahan Pondok Daud.

"Operasi SAR hari ke 10 ini, memang kami fokuskan di sektor 2, yang menjadi lokasi longsoran pertama," tutur Deden.

Baca juga: Kajian Unpad Soal Penyebab Longsor di Sumedang: Wilayah Bekas Tambang Batu, Diurug Jadi Perumahan

Sebelumnya, hingga hari ke 9 operasi SAR korban tewas longsor di Cimanggung, Sumedang sebanyak 32 orang.

Kemudian, pada operasi SAR hari ke-10 ditemukan dua orang tewas.

"Total korban tewas ditemukan sebanyak 34 orang sampai saat ini, sehingga tersisa enam orang dalam pencarian," sebut Deden.

Baca juga: Menteri PUPR Merasa Ngeri Lihat Perbukitan Jadi Perumahan di Sumedang

Deden mengatakan, pada operasi SAR hari terakhir ini, diharapkan cuaca dapat mendukung upaya pencarian sisa korban yang dilaporkan masih hilang.

"Di sektor 2 atau lokasi longsor pertama ini dilaporkan ada delapan orang hilang dan baru ditemukan dua orang," kata Deden. 

"Kami berharap cuaca tidak hujan sehingga memudahkan tim dalam proses pencarian untuk enam korban hilang lainnya," pungkas Deden. 

Baca juga: Tinjau Longsor Sumedang, Menko PMK Minta Permukiman Tak Dibangun di Daerah Rawan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X