Kompas.com - 11/01/2021, 15:57 WIB
 Pesawat Sriwijaya Air tinggal landas meninggalkan Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Minggu (26/5/2013). (TRIBUNNEWS/ DANY PERMANA) Pesawat Sriwijaya Air tinggal landas meninggalkan Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Minggu (26/5/2013).

SERANG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Tri Murtopo menyebutkan, ada 11 warga Banten yang tercatat di manifes Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh pada Sabtu (9/1/2021).

"Masih didata, untuk sementara berdasarkan manifes itu ada 11 warga Banten. Tapi masih di cross check lagi sama Jasa Raharja," kata Tri Murtopo saat dihubungi Kompas.com, Senin (11/1/2021).

Berdasarkan data, korban adalah kru pesawat, yakni Dhika asal Kota Tangerang dan kru pesawat Mia Tresetyani asal Kabupaten Tangerang.

Baca juga: Anak, Cucu hingga Besan Jadi Penumpang Sriwijaya Air, Ini Harapan Yusri

Kemudian, Arneta Fauzia Kota Serang, Fao Nuntius Zai dari Kota Serang, Zurisya Zuar Zai dari Kota Serang, dan Umbu Kristin Zai dari Kota Serang.

Kemudian, Rusni yang daerah asal hanya disebut Banten.

Kemudian, Grislend Gloria Natalies asal Tangerang dan Rahmana Ekanada Kota Tangerang Selatan.

Selanjutnya, Iuskandar asal Tangerang, serta Nelly asal Kabupaten Tangerang.

Baca juga: Tanah Longsor di Sumedang Masih Terus Bergerak, Pencarian 27 Korban Hilang Terkendala

Kepala Bagian Operasional Jasa Raharja Cabang Banten Benyamin Bon mengatakan, sampai saat ini petugas masih melakukaan pendataan dan pengecekan ke rumah korban sesuai dengan manifes dari pihak maskapai Sriwijaya Air.

"Pendataan masih dilakukan, untuk sementara baru 8 yang dipastikan warga Banten," ujar Benyamin.

Nantinya, para korban akan mendapatkan santunan sebesar Rp 50 juta per orang kepada ahli waris, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15/PMK.010/2017.

"Kita pastikan dulu jumlahnya, nanti santunan akan diberikan kepada ahli waris setelah ada keterangan resmi dari pemerintah terkait korban," kata Benyamin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X