Polisi Selidiki 2 Penumpang Pesawat MAF yang Dibakar KKB di Intan Jaya

Kompas.com - 09/01/2021, 06:58 WIB
Peta lokasi jalur perlintasan KKB Kalikopi saat helikopter ditembak, Rabu (6/1/2021). POLRES MIMIKAPeta lokasi jalur perlintasan KKB Kalikopi saat helikopter ditembak, Rabu (6/1/2021).

TIMIKA, KOMPAS.com - Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki dua penumpang pesawat milik Mission Aviation Fellowship (MAF) di Kampung Pagamba, Distrik Mbiandoga, Intan Jaya, Papua, pada Rabu (6/1/2021) lalu. 

Menurut Kapolda, hal ini perlu dilakukan untuk memastikan bahwa betul pesawat disewa atau carter oleh pihak yang bertanggungjawab. 

Jangan sampai ada indikasi lain yang ditunggangi kelompok kriminal bersenjata. 

"Untuk memastikan bagi kami bahwa betul sarana transportasi itu di sewa oleh pihak yang bertanggungjawab. Jangan sampai sudah ada indikasi kesengajaan membawa barang seakan-akan, tapi sudah ditunggui oleh pihak kelompok kriminal bersenjata," kata Kapolda di Timika, Jumat (8/1/2021).

Baca juga: KKB Bakar Pesawat MAF di Papua, Berawal dari Rebutan Kursi 

Kapolda juga mengakui,  hingga Jumat  pagi, anggota belum dapat menjangkau lokasi pembakaran pesawat itu. 

Hal ini dikarenakan kondisi medan geografis hingga menyebabkan aparat belum mencapai lokasi kejadian.

Meski demikian, kata Kapolda, pihaknya telah mengarahkan dan meminta Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi untuk bergabung dengan satuan-satuan lainnya baik TNI, agar dapat menjangkau lokasi tersebut. 

Baca juga: KKB Keluarkan Tembakan Sebelum Bakar Pesawat, Pilot Asal Amerika Diselamatkan Pendeta

Kapolres Intan Jaya pun, kata Kapolda, belum bisa melaporkan terkait jarak tempuh ke lokasi itu dari pusat Kota Intan Jaya.

"Memang kendala terbesar ada dua, selain cuaca medan, keadaan alam maksud saya, juga komunikasi," ujar Kapolda.

Selain aparat dari Polres Intan Jaya, aparat dari Polres Nabire juga ikut dikerahkan agar dapat mencapai lokasi kejadian. 

Kata Kapolda, insiden itupun telah dilaporkan  kepada Kapolri dan Wakapolri. 

Baca juga: Detik-detik Pesawat MAF Dibakar KKB, Pilot Diselamatkan Warga

Kapolri pun memerintahkan terus melakukan upaya pengejaran dengan kombinasikan seluruh kekuatan yang ada untuk menemukan para pelaku pembakar pesawat.

"Wilayah terdekat dalam berkoordinasi dan komunikasi hanya Nabire," ujar Kapolda. 

"Kami sedang menunggu perkembangan dari Kapolres Intan Jaya. Itulah kadang-kadang kami harus banyak menunggu karena masalah sinyal. Setelah mereka mempunyai kemampuan sinyal, atau mendapatkan sinyal, baru mereka lapor," pungkas Kapolda. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asal Usul Nama Jakabaring Palembang, Berawal dari 4 Suku

Asal Usul Nama Jakabaring Palembang, Berawal dari 4 Suku

Regional
Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Regional
Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Regional
Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Regional
Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Regional
Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Regional
Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Regional
Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Regional
Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Regional
Malam Terang di Pantai Cacalan Banyuwangi

Malam Terang di Pantai Cacalan Banyuwangi

Regional
Ini 8 Bangunan Sejarah di Kota Sematang, dari Toko Oen hingga Mercusuar Pelabuhan Tanjung Emas

Ini 8 Bangunan Sejarah di Kota Sematang, dari Toko Oen hingga Mercusuar Pelabuhan Tanjung Emas

Regional
Sandiwara Pembantu yang Bunuh Majikannya, Tusuk Diri Sendiri dan Mengaku Diperkosa, Malah Jadi Tersangka

Sandiwara Pembantu yang Bunuh Majikannya, Tusuk Diri Sendiri dan Mengaku Diperkosa, Malah Jadi Tersangka

Regional
Sederet Cerita Pelantikan Para Kepala Daerah, Tangan Diborgol dan Beri Ponsel ke Penjaga Parkir

Sederet Cerita Pelantikan Para Kepala Daerah, Tangan Diborgol dan Beri Ponsel ke Penjaga Parkir

Regional
Longsor di Cipager Garut, Total 109 Rumah Warga Terdampak

Longsor di Cipager Garut, Total 109 Rumah Warga Terdampak

Regional
Cerita Lansia Pertama yang Disuntik Vaksin di Yogyakarta

Cerita Lansia Pertama yang Disuntik Vaksin di Yogyakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X