Fakta Bebasnya Abu Bakar Ba'asyir, Menulis di Penjara hingga Masih Jalani Program Deradikalisasi

Kompas.com - 08/01/2021, 10:46 WIB
Abu Bakar Baasyir dalam sebuah persidangan di Cilacap, Jawa Tengah, pada 2016 lalu. Ulet Ifansasti/Getty ImagesAbu Bakar Baasyir dalam sebuah persidangan di Cilacap, Jawa Tengah, pada 2016 lalu.

KOMPAS.com- Masa penahanan Abu Bakar Ba'asyir telah habis. Ia resmi dinyatakan bebas hari ini, Jumat (8/1/2021).

Selama hampir 15 tahun berada di balik jeruji besi, sejumlah kegiatan menjadi rutinitas Abu Bakar Ba'asyir.

Namun usai bebas, Abu Bakar Ba'asyir masih harus menjalani program yang diberikan oleh BNPT.

Baca juga: Kami Harap Abu Bakar Baasyir Setelah Bebas Bisa Memberi Dakwah yang Damai dan Menyejukkan

Rajin menulis dan ibadah

Ilustrasi menulis.SHUTTERSTOCK Ilustrasi menulis.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIA Gunung Sindur Mujiarto mengatakan Ba'asyir senang menulis selama di tahanan.

Menurutnya, Ba'asyir juga rajin beribadah.

"Pak Abu Bakar Ba'asyir senang menulis, kemudian ibadahnya rajin. Memang kesehariannya begitu. Jadi di usia yang sepuh itu masih rajin menulis," kata Mujiarto, Kamis (7/1/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ba'asyir juga dinilai baik dan mengikuti setiap aturan yang ditetapkan. Ia pun mengikuti berbagai program pembinaan dari lapas.

Baca juga: Cerita di Balik Jeruji, Keseharian Abu Bakar Baasyir Sebelum Bebas

 

Ilustrasi sel tahanan.THINKSTOCKPHOTOS Ilustrasi sel tahanan.
Remisi 55 bulan

Selama menjalani masa hukuman, Abu Bakar Ba'asyir mendapatkan remisi 55 bulan.

Remisi tersebut terdiri dari remisi umum, dasawarsa, khusus, Idulfitri dan remisi sakit.

Remisi diberikan karena Abu Bakar Ba'asyir berperilaku baik dan mengikuti aturan di lapas.

"Abu Bakar Ba'asyir ya termasuk orang yang kooperatif selama menjalani masa hukumannya, ikut kegiatan pembinaan, berperilaku baik. Sehingga remisi-remisi yang didapatkan itu memang haknya, jadi keluarnya nanti bebas murni tanpa ada tambahan, murni selesai menjalani pidana," kata Mujiarto, Kamis (7/1/2021)

Baca juga: Bebas, Abu Bakar Baasyir Negatif Covid-19

BNPT berikan program deradikalisasi

Abu Bakar Baasyir (ABB) resmi menghirup udara bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas llA Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Jumat (8/1/2021) sekitar pukul 05.21 WIB.KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN Abu Bakar Baasyir (ABB) resmi menghirup udara bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas llA Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Jumat (8/1/2021) sekitar pukul 05.21 WIB.
Setelah Abu Bakar Ba'asyir bebas, Badan Nasional Penanggulangan Teror (BNPT) masih memberikan pendampingan.

"BNPT tentunya sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 dan Peraturan Pemerintah Nomor 77 Tahun 2019 akan melaksanakan program deradikalisasi," ujar Direktur Penegakan Hukum BNPT Brigjen Pol Eddy Hartono.

Program deradikalisasi memang selalu diberikan kepada tersangka, terdakwa, terpidana, narapidana hingga mantan narapidana yang sempat terpapar paham radikal.

"Kami berharap Abu Bakar Ba'asyir setelah bebas ini dapat memberikan dakwah yang damai dan menyejukkan," tuturnya.

Dalam program deradikalisasi ini, BNPT juga berkoordinasi dengan pihak lain untuk memberikan materi wawasan kebangsaan.

"Tentunya kami sudah berkomunikasi dengan keluarga dan juga kepada Abu Bakar Ba'asyir, dan bersama-sama dengan stakeholder terkait, seperti lembaga pemasyarakatan, kemudian pihak Polri, dan Kementerian Agama," kata Eddy.

Baca juga: Abu Bakar Baasyir Sudah Bebas dari Lapas Gunung Sindur, Sedang dalam Perjalanan ke Solo

 

Baasyir akan kembali berdakwah begitu bebas, dikatakan putra bungsunya.Yulius Satria Wijaya/ANTARA FOTO Baasyir akan kembali berdakwah begitu bebas, dikatakan putra bungsunya.
Bebas pagi ini

Abu Bakar Ba'asyir telah menghirup udara bebas pada Jumat (8/1/2021) pukul 05.21 WIB.

Didampingi keluarga dan Tim Pengacara Muslim (TPM), Ba'asyir tampak mengenakan jas putih dengan setelan peci putih. Ia juga dikawal oleh sejumlah aparat.

Pantauan Kompas.com, ada lima mobil yang mendampingi bebasnya Abu Bakar Ba'asyir.

Dari lapas, Abu Bakar Ba'asyir menuju ke Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Kabupaten Bogor, Afdhalul Ikhsan | Editor : Abba Gabrillin)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.