Dapat Rumah dari Jokowi, Regina: Terima Kasih, Bapak Presiden

Kompas.com - 07/01/2021, 10:32 WIB
Dandim 1629 Sumba Barat Daya Letkol Inf Laode M Sabaruddin (kanan) dan Kapolres Sumba Barat Daya AKBP Joseph F H Mandagi (kiri) pada saat acara penyerahan kunci rumah layak huni kepada Regina Deta Karere (tengah) di Kampung Rada Loko, Desa Mali Iha, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (6/1/2020). KOMPAS.com/DOKUMEN POLRES SUMBA BARAT DAYADandim 1629 Sumba Barat Daya Letkol Inf Laode M Sabaruddin (kanan) dan Kapolres Sumba Barat Daya AKBP Joseph F H Mandagi (kiri) pada saat acara penyerahan kunci rumah layak huni kepada Regina Deta Karere (tengah) di Kampung Rada Loko, Desa Mali Iha, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (6/1/2020).

KOMPAS.com- Regina Deta Karere mengungkapkan rasa haru dan syukurnya.

Sebab, ibu di Sumba Barat Daya, NTT itu kini bisa tinggal di rumah yang layak, pemberian dari Presiden Jokowi.

Bahagia tak bisa diungkapkan ketika Regina menerima kunci rumah barunya.

"Pas penyerahan kunci, saya senang, bersyukur. Ucapan terimakasih kepada Bapak Presiden Jokowi," tutur Regina haru.

Baca juga: Didiagnosis Gizi Buruk, Dominggus Berpulang Tinggalkan Adik yang Lumpuh dan Ibu di Gubuk Reyot

Kisah Regina mengetuk hati presiden

Regina Deta Karere dan anak sulungnya, Dominggus Japa Loka.KOMPAS.com/IGNASIUS SARA Regina Deta Karere dan anak sulungnya, Dominggus Japa Loka.
Cerita hidup Regina Deta Karere mengetuk hati Presiden Jokowi.

Regina hidup bertahun-tahun di gubuk reyot sembari mengurus dua anaknya yang lumpuh karena gizi buruk.

Tak jarang keluarga mereka hanya makan satu kali dalam sehari karena tidak punya bahan makanan.

Kesedihan Regina semakin memuncak saat putra sulungnya yang bernama Dominggus Japa Loka (17) mengembuskan napas terakhir karena gizi buruk kronis.

Sepeninggal putranya, Regina masih harus mengurus anak bungsu yang juga mengalami kelumpuhan.

Baca juga: Akhirnya Regina Diberikan Rumah oleh Jokowi Setelah Tinggal Bertahun-tahun di Gubuk Reyot

Rumah milik Regina Deta Karere di Kampung Rada Loko, Desa Mali Iha, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (6/12/2020) sore.KOMPAS.com/IGNASIUS SARA Rumah milik Regina Deta Karere di Kampung Rada Loko, Desa Mali Iha, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (6/12/2020) sore.

Presiden bantu berikan rumah, ditindaklanjuti kapolda dan pangdam

Sebelumnya, sehari-hari Regina hidup di gubuk memprihatinkan.

Dindingnya yang terbuat dari bambu terbuka sehingga tak jarang mereka merasa kedinginan.

Regina juga hanya memiliki satu periuk untuk memasak makanan bagi anak-anaknya.

Presiden pun memberikan bantuan rumah layak huni pada Regina.

Bantuan itu kemudian ditindaklanjuti oleh Pangdam Udayana dan Kapolda NTT.

Baca juga: Putra Sulung Meninggal karena Gizi Buruk, Ayo Bantu Regina Rawat Anak Bungsunya yang Lumpuh

Dibangun TNI dan polisi

Dandim 1629 Sumba Barat Daya Letkol Inf Laode M Sabarudin mengatakan, pembangunan rumah melibatkan anggota polisi dan TNI.

"Di daerah kita, Polres Sumba Barat Daya dan Kodim yang melaksanakan penyelesaian bedah rumah di lapangan," tutur Laode.

Pembangunan rumah itu, kata Laode, dilakukan mulai 18 Desember 2020 hingga 5 Januari 2021.

Rumah dari Presiden Jokowi itu akhirnya diserahkan oleh Dandim dan Kapolres Sumba Barat Daya kepada Regina.

"Harapan kami, semoga bedah rumah ini menjadi awal bagi Ibu Regina untuk hidup sehat bersama anak," kata Kapolres Sumba Barat Daya AKBP Joseph F Mandagi.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Sumba: Ignasius Sara | Editor David Oliver Purba)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Regional
Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Regional
Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Regional
Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Regional
Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Regional
Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Regional
Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Regional
Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Regional
Malam Terang di Pantai Cacalan Banyuwangi

Malam Terang di Pantai Cacalan Banyuwangi

Regional
Ini 8 Bangunan Sejarah di Kota Sematang, dari Toko Oen hingga Mercusuar Pelabuhan Tanjung Emas

Ini 8 Bangunan Sejarah di Kota Sematang, dari Toko Oen hingga Mercusuar Pelabuhan Tanjung Emas

Regional
Sandiwara Pembantu yang Bunuh Majikannya, Tusuk Diri Sendiri dan Mengaku Diperkosa, Malah Jadi Tersangka

Sandiwara Pembantu yang Bunuh Majikannya, Tusuk Diri Sendiri dan Mengaku Diperkosa, Malah Jadi Tersangka

Regional
Sederet Cerita Pelantikan Para Kepala Daerah, Tangan Diborgol dan Beri Ponsel ke Penjaga Parkir

Sederet Cerita Pelantikan Para Kepala Daerah, Tangan Diborgol dan Beri Ponsel ke Penjaga Parkir

Regional
Longsor di Cipager Garut, Total 109 Rumah Warga Terdampak

Longsor di Cipager Garut, Total 109 Rumah Warga Terdampak

Regional
Cerita Lansia Pertama yang Disuntik Vaksin di Yogyakarta

Cerita Lansia Pertama yang Disuntik Vaksin di Yogyakarta

Regional
Usai Gibran Dilantik Menjadi Wali Kota Solo, Ini Kata Rudy...

Usai Gibran Dilantik Menjadi Wali Kota Solo, Ini Kata Rudy...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X