Fakta Gadis Bunuh Bayinya, Melahirkan Sendirian di Kamar Mandi, Mayat Janin Ditemukan Nenek di Kandang Ayam

Kompas.com - 30/12/2020, 14:04 WIB
Ilustrasi bayi KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi bayi
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - YS (20) gadis asal Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogi diamankan polisi pada Selasa (29/12/2020).

Ia diamankan dengan tuduhan membunuh bayi perempuan yang ia lahirkan sendiri di kamar mandi. YS hamil karena berhubungan badan dengan kekasihnya.

Kasus tersebut terungkap setelah polisi menerima laporan penemuan mayat bayi di belakang rumah warga Desa Bajang.

Saat diperiksa, polisi menemukan kejanggalan yakni ada bekas luka di tubuh bayi.

Baca juga: Usai Melahirkan, Gadis Ini Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap dan Buang Jasadnya di Belakang Rumah

Menangis lalu dipukul hingga tewas

Kepada polisi, YS mengakui perbuatannya. Ia bercerita melahirkan sendirian di kamar mandi saat neneknya pergi berbelanja ke pasar.

Selama ini YS dan adiknya tinggal di rumah neneknya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah bayinya keluar dan menangis, YS langsung memukulnya hingga tewas. Ia lalu membuangnya di belakang rumah.

Baca juga: Terungkap, Ini Motif Ibu di Bogor Bunuh Bayinya

“Bayinya sempat keluar dan menangis lalu dipukul YS hingga meninggal dunia. Selanjutnya dibuang di belakang rumah,” kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Hendy Septiadi saat dikonfirmasi, Selasa.

Menurut Hendy sang nenek tidak curiga jika cucunya hamil karena postur tubuh YS yang tinggi dan gemuk.

Sang nenek juga sempat melihat banyak darah di kamar mandi. Namun nenek mengira darah haid dari YA.

Baca juga: Pacar Tak Mau Bertanggung Jawab, Wanita Ini Bunuh Bayinya Sendiri dan Dibuang ke Selokan

“Selama ini YS bersama adiknya tinggal di rumah neneknya. Neneknya tidak curiga kalau YS hamil. Bahkan tadi pagi saat nenek mendapati banyak darah di kamar mandi dikira darah haid,” ungkap Septiadi.

Menurutnya mayat bayi yang dibuang oleh YS ditemukan oleh nenek YS di belakang rumah tepatnya di antara tumpukan kayu dan kandang ayam.

Septiadi menjelaskan pihak kepolisian telah mengamankan YS dan juga pria yang diduga ayah bayi perempuan yang dibuang.

"Perempuan YS adalah ibu yang melahirkan bayi perempuan tersebut telah kami amankan. Termasuk pria yang diduga sebagai ayah bayi perempuan tersebut juga sudah kami amankan,” kata Septiadi.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Muhlis Al Alawi | Editor : Khairina)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.