Masih Banyak Warga yang Kucing-kucingan, Polisi: Saat Ada Petugas Pakai Masker

Kompas.com - 24/12/2020, 14:38 WIB
Kasat Lantas Polres Karawang AKP Rizky Adi Putra KOMPAS.COM/FARIDAKasat Lantas Polres Karawang AKP Rizky Adi Putra

KARAWANG, KOMPAS.com - Kasat Lantas Polres Karawang AKP Rizky Adi Putra mengatakan, masih banyak warga yang kucing-kucingan tak memakai masker di wilayah Karawang. 

Sejumlah warga itu hanya memakai masker saat berada di sekitar petugas.

"Banyak yang kucing-kucingan. Saat ada petugas pakai, jika tidak ada tidak (pakai)," kata Rizky ditemui di Rest Area Kilometer 57 Tol Jakarta-Cikampek, Rabu (23/12/2020).

Hal itu juga terlihat saat Polres Karawang dan Satgas Covid-19 menggelar operasi yustisi untuk menindak para pelanggar protokol kesehatan.

Operasi yustisi beberapa kali digelar di Bundaran Hotel Mercure Galuh Mas, Alun-alun Karawang, dan sejumlah pasar.

"Operasi yustisi kita lakukan di ruang-ruang publik," ucap Rizky.

Baca juga: Harapan di Tengah Pandemi: Kisah Kesembuhan dan Perjuangan di Baliknya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam operasi tersebut, kata dia, tak ada penindakan, melainkan lebih mengedepankan pendekatan persuasif.

"Kalau ada yang tak pakai masker, kami tegur dengan memberi masker," katanya.

Ia pun mengajak masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan. Apalagi, saat ini Karawang masih masuk zona merah Covid-19.

Sosialisasi pemakaian masker

Sambil melakukan penyuluhan program keluarga berencana, petugas dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Kelurga Berencana (DPPKB) Karawang juga melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan Covid-19 kepada masyarakat. Salah satunya pemakaian masker.

Sosialisasi dilakukan dengan bekerja sama dengan camat, koramil, polsek, dan puskesmas di 30 kecamatan di Karawang.

"Ini bentuk kepedulian dari kami, DPPKB sendiri merupakan bagian dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19," ujar Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Advokasi, Data, dan Informasi DPPKB Karawang Imam Alhusaeri kepada Kompas.com, Kamis (24/12/2020).

 

Sembari memberikan penyuluhan tentang program keluarga bencana, penyuluh dan kader KB juga menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan.

Kader KB, kata dia, ada hingga tingkat akar rumput. Sehingga bisa membantu pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Apalagi, sejumlah pegawai di DPPKB ada yang pernah terpapar Covid-19. Hal ini membuat pihaknya ingin berkontribusi menyosialisasikan pencegahan Covid-19.

"Kami berharap Karawang segera kembali ke zona aman," ujar Imam yang juga pernah terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca juga: Bawa 5 Penumpang Positif Covid-19, Kadinkes Kalbar: Maskapai Dilarang Terbang 10 Hari

Satpel PPKB Karawang Barat misalnya, bekerja sama dengan polsek dan Koramil Kota Karawang, puskesmas, untuk menyosialisasikan pencegahan Covid-19.

Mereka juga membagikan masker kepada masyarakat yang tak memakainya saat beraktivitas di luar rumah.

Pembagian masker tak hanya menyasar orang dewasa, tetapi juga anak-anak dan lansia. 

Koordinator Satpel PPKB Karawang Barat Agens Aryanti mengatakan, ada banyak anak-anak yang bermain di luar ruangan tanpa menggunakan masker.

"Anak anak dan balita termasuk kelompok rentan Covid-19, sehingga kali ini kami mencoba memperioritaskan masker kepada anak-anak dan Lansia", ujar Agnes.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X