Kompas.com - 07/12/2020, 18:22 WIB

YOGYAKARTA,KOMPAS.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, menelusuri video viral tumpukan telur yang ada gambar salah satu pasangan calon (paslon). Bawaslu melakukan patroli mencegah politik uang menjelang pencoblosan.

Dalam video berdurasi 1 menit 56 detik beredar melalui aplikasi percakapan WhatsApp.

Dalam rekaman terlihat telur yang dikemas dalam plastik. Dalam video ada suara seorang laki-laki yang menerangkan kronologi penemuan. Selain itu juga terdapat wajan bergambar paslon.

Baca juga: Bawaslu Jateng Keluarkan 245 Peringatan Pelanggar Prokes Selama Kampanye

Ketua Panwaslu Kapanewon Semin, Aris Wijayanto membenarkan peristiwa tumpukan telur di salah satu rumah warga pada Minggu (6/12/2020).

Awalnya informasi dari pengawas Kapanewon Semin, pihaknya langsung mendatangi lokasi di salah satu rumah milik warga di Padukuhan Kutugan, Kalurahan Pundungsari.

Petugas langsung meminta keterangan pemilik rumah dan membenarkan barang-barang yang ada akan diedarkan.

Di awal dia menyebut, telur dan wajan merupakan hadiah dari Sultan HB X (Gubernur DIY) untuk dibagikan. Namun setelah diklarifikasi lebih lanjut warga tersebut ketakutan, dan mengakui bukan dari sultan tetapi dari salah satu paslon.

Pemilik rumah tidak mengetahui regulasi yang ada jika mengedarkan barang ada gambar paslon di saat masa tenang tidak diperbolehkan.

"Ya awalnya rencananya mau diedarkan karena ketidaktahuan regulasi dari bersangkutan yang ketempatan itu," kata Aris saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (7/12/2020).

Baca juga: Bawaslu Temukan 145 APK Masih Terpasang Selama Masa Tenang di Semarang

Telur tersebut dikembalikan ke tim mereka dan belum sempat diedarkan ke warga. Menurut Aris, tindakan yang dilakukan panwaslu sebagai bentuk pencegahan praktik tidak sehat menjelang coblosan.

“Sejauh ini barang-barang belum beredar,” ucap Aris.

Komisioner Bawaslu Gunungkidul Sudarmanto mengatakan, sudah ada dua laporan awal dugaan pelanggaran pilkada terkait pembagian telur dan wajan. Selain itu pihaknya juga ada informasi pembagian uang.

"Hasil informasi awal kemudian kami telusuri dan saat ini belum selesai karena ada waktu 7 hari dari proses dituangkan dari form A6 itu untuk kemudian menjadi laporan hasil penelusuran. Sehingga mohon ditunggu hasilnya," ucap Sudarmanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2020

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2020

Regional
Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Regional
Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Regional
Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Regional
Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Regional
Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Regional
Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Regional
Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.