Kompas.com - 07/12/2020, 17:22 WIB

WONORIGI, KOMPAS.com-Jumlah kasus positif covid-19 di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, melonjak naik hingga 819 orang.

Lonjakan kasus itu dipicu dari banyaknya pemudik dari Jakarta pulang kampung ke Wonogiri.

“Saat saya cuti 26 September lalu kasus positif Covid-19 baru 263 orang. Sekarang sudah 819. Kenaikan yang signifikan," kata Bupati Wonogiri, Joko Sutopo yang akrab disapa Jekek kepada Kompas.com, Senin (7/12/2020) siang.

Baca juga: Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Jekek mengatakan melonjaknya kasus positif Covid-19 sudah diidentifikasi dengan memeriksa pintu masuknya dan faktor penyebabnya.

Ternyata ada aspek kebijakan yang tidak terintegrasi yakni banyaknya pemudik dari Jakarta yang pulang ke Wonogiri.

Padahal semestinya saat diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tidak boleh ada orang yang mudik dari Jakarta ke kampung halaman.

Namun faktanya pemudik malah naik dengan status orang tanpa gejala.

“Semisal PSBB di Jakarta banyak pemudik kami dalam status OTG dan terjadi klaster penularan rumah tangga yang cukup tinggi. Padahal semestinya saat PSBB tidak boleh ada orang mudik dari Jakarta. Apakah itu terintegrasi,” ungkap Jekek.

Baca juga: Jumlah Pedagang Pasar Sidoharjo Wonogiri Positif Covid-19 Membeludak, Total 80 orang

Tak hanya itu, dari lonjakan kasus covid-19 acap kali ditemui pemudik dari kota besar dalam kondisi sakit.

Dengan demikian di wilayah asal pemudik tidak tertangani dengan baik.

“Mayoritas seperti itu. Bahkan ada satu hari yang baru datang dari Jakarta meninggal dunia terkonfirmasi positif Covid-19,” jelas Jekek.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Regional
Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Regional
Peringati HUT Ke-65 Riau, Gubernur Syamsuar Paparkan Keberhasilan Proker Pemprov Riau

Peringati HUT Ke-65 Riau, Gubernur Syamsuar Paparkan Keberhasilan Proker Pemprov Riau

Regional
Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Regional
Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Regional
70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

Regional
Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Regional
Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.