Imbas Kerumunan Rizieq Shihab, RS Covid-19 di Kabupaten Bogor Hampir Penuh

Kompas.com - 28/11/2020, 11:59 WIB
Ribuan jamaah menyambut kedatangan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di jalur Puncak, Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020). Rizieq Shihab dijadwalkan mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Alam Agrokultural Markaz Syariah DPP FPI, Megamendung, Kabupaten Bogor untuk melaksanakan shalat Jumat berjamaah sekaligus peletakan batu pertama pembangunan masjid di Ponpes tersebut. ANTARA FOTO/ARIF FIRMANSYAHRibuan jamaah menyambut kedatangan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di jalur Puncak, Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020). Rizieq Shihab dijadwalkan mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Alam Agrokultural Markaz Syariah DPP FPI, Megamendung, Kabupaten Bogor untuk melaksanakan shalat Jumat berjamaah sekaligus peletakan batu pertama pembangunan masjid di Ponpes tersebut.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan, tingkat okupansi tempat tidur unit perawatan intensif (ICU) rumah sakit rujukan Covid-19 sudah hampir penuh.

Ia menyebut, peningkatan kapasitas tempat tidur isolasi ini terangkum dari 29 rumah sakit rujukan Covid-19 di seluruh Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Tren okupansi tinggi, ada sejumlah RS yang sudah mencapai 100 persen dan ada juga yang 75 persen," ucap Iwan saat dihubungi Kompas.com, Jumat (20/11/2020).

Baca juga: Babak Baru Kasus Kerumunan Rizieq, Polisi Sebut Ada Unsur Tindak Pidana hingga Naikkan ke Tingkat Penyidikan

Iwan menggarisbawahi bahwa keterisian tempat tidur saat ini artinya sudah melewati batas aman Badan Kesehatan Dunia (WHO) yakni 60 persen.

Menurutnya, okupansi rumah sakit rujukan mulai meningkat karena efek libur panjang, ditambah adanya kerumunan massa menyambut Rizieq Shihab di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Hal itu pula yang menyebabkan angka kasus harian positif Covid-19 naik selama diterapkannya kembali PSBB pra-AKB yang keenam.

"Kan toleransi itu 60 persen (WHO) yang normalnya tapi Bogor kan tinggi. Ini sudah masuk PSBB ke 6, kita lihat dari tren tingkat terkonfirmasi (Covid-19) saja naik. Ditambah kejadian kerumunan (Rizieq Shihab di Puncak Bogor) beberapa waktu lalu itu, ini berkorelasi," ungkap dia.

Baca juga: Kerumunan Rizieq Shihab di Puncak Bogor Dilaporkan ke Polisi, Jubir Satgas Covid-19 Kesulitan Tetapkan Sanksi

Keterisian rumah sakit ini, kata Iwan, kian mengkhawatirkan karena Kabupaten Bogor masih memberlakukan PSBB pra adaptasi kebiasaan baru (pra-AKB) selama 28 hari kedepan.

Bila tren penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor tak berkurang, maka suatu hari rumah sakit akan penuh oleh pasien Covid-19 dan bisa saja tidak dapat tertampung.

Oleh sebab itu, Politisi Gerindra ini meminta masyarakat juga semestinya taat protokol kesehatan dan selalu waspada saat sedang beraktivitas di luar rumah.

"Ruang khusus isolasi Covid-19 paling tinggi (penuh) di RS Cibinong, Ciawi dan yang di Kemang bantuan Kemendagri itu juga hampir penuh. Ini kemudian karena tren kasus harian positif naik. Nah dari situ juga makanya PSBB diperpanjang dengan pasal-pasal yang ketat," ujar dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Pejuang Covid-19 di Kabupaten Bogor Gugur

8 Pejuang Covid-19 di Kabupaten Bogor Gugur

Regional
'Mau Tanda Tangan Model Garis Lurus, Bulat atau Seperti Lambang di Anime Naruto Silakan, Itu Tanggung Jawab Pemohon'

"Mau Tanda Tangan Model Garis Lurus, Bulat atau Seperti Lambang di Anime Naruto Silakan, Itu Tanggung Jawab Pemohon"

Regional
Relawan: 2 Desa di Mamuju Terisolir, Belum Diketahui Kabarnya

Relawan: 2 Desa di Mamuju Terisolir, Belum Diketahui Kabarnya

Regional
Mobil RI 1 Harus Terobos Banjir Saat Jokowi ke Banjar Kalsel

Mobil RI 1 Harus Terobos Banjir Saat Jokowi ke Banjar Kalsel

Regional
Sejumlah Kepala Desa di Aceh Barat Diduga Korupsi hingga Rp 15 Miliar

Sejumlah Kepala Desa di Aceh Barat Diduga Korupsi hingga Rp 15 Miliar

Regional
Pembunuh Wanita Teman Kencan di Hotel Merasa Selalu Dihantui Korban

Pembunuh Wanita Teman Kencan di Hotel Merasa Selalu Dihantui Korban

Regional
Semua Daerah di Kaltim Zona Merah Covid-19, Balikpapan Jadi Episentrum Penularan

Semua Daerah di Kaltim Zona Merah Covid-19, Balikpapan Jadi Episentrum Penularan

Regional
Ditemukan Helm Ojol di Kamar Tempat Perempuan Asal Jabar Tewas, Diduga Milik Pelaku

Ditemukan Helm Ojol di Kamar Tempat Perempuan Asal Jabar Tewas, Diduga Milik Pelaku

Regional
Seminggu PPKM di Bandung, Polisi Ungkap Kejahatan Jalanan hingga Prostitusi Online

Seminggu PPKM di Bandung, Polisi Ungkap Kejahatan Jalanan hingga Prostitusi Online

Regional
Seorang Ibu Tewas Diterkam Buaya di Hadapan Sang Anak, Begini Kesaksian Warga

Seorang Ibu Tewas Diterkam Buaya di Hadapan Sang Anak, Begini Kesaksian Warga

Regional
Sultan HB X Bakal Perpanjang PTKM jika Warga DIY Masih Abai Protokol Kesehatan

Sultan HB X Bakal Perpanjang PTKM jika Warga DIY Masih Abai Protokol Kesehatan

Regional
Polisi Tangkap 1 Terduga Pelaku Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar, 5 Buron

Polisi Tangkap 1 Terduga Pelaku Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar, 5 Buron

Regional
Detik-detik Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warungnya, Suyati Teriak Tertimpa Etalase

Detik-detik Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warungnya, Suyati Teriak Tertimpa Etalase

Regional
Detik-detik Seorang Ibu Diterkam Buaya di Hadapan Anaknya, Jasadnya Ditemukan Tidak Utuh

Detik-detik Seorang Ibu Diterkam Buaya di Hadapan Anaknya, Jasadnya Ditemukan Tidak Utuh

Regional
Warga Solo Ditangkap karena Buat Status Facebook soal Tabrak Lari Flyover Manahan

Warga Solo Ditangkap karena Buat Status Facebook soal Tabrak Lari Flyover Manahan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X