Fakta Mahasiswi Dibunuh Pasangan Kencannya Usai Berhubungan Badan, Motifnya karena Tersinggung

Kompas.com - 13/11/2020, 17:35 WIB
Ilustrasi tewas SHUTTERSTOCKIlustrasi tewas
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Nasib naas dialami seorang mahasiswi berinisial M (23) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Pasalnya, ia tewas dibunuh teman kencannya sendiri berinisial AA (30).

Pelaku tega menghabisi korban karena merasa tersinggung.

Pasalnya, ia dicaci maki karena tak bisa membayar usai melakukan hubungan badan dengan korban.

Kasus tersebut baru terungkap setelah pelaku menyerahkan diri kepada polisi pada keesokan harinya.

Baca juga: Dicaci Maki Tak Bayar Usai Berhubungan Badan, Pria Ini Bunuh Mahasiswi

Awal mula kejadian

Kepada polisi, pelaku mengakui perbuatannya. Pertemuan pelaku dengan korban itu berawal pada Senin (9/11/2020).

Saat itu, korban mendatangi rumah pelaku di Desa Batu Gajah, Kecamatan Pasir Penyu, karena ada urusan dengan orangtuanya.

Namun setelah urusannya selesai, korban lalu diajak pelaku ke kebun karet yang lokasinya tak jauh dari rumahnya.

Di lokasi tersebut, mereka kemudian melakukan hubungan badan.

Lantaran merasa sudah melayani pelaku, korban kemudian meminta bayaran. Namun oleh pelaku ternyata tidak diberi. Mengetahui hal itu, korban marah dan memaki pelaku.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Punya Hasil Rapid Test Antigen, Sejumlah Kendaraan Putar Balik di Perbatasan Banyumas

Tak Punya Hasil Rapid Test Antigen, Sejumlah Kendaraan Putar Balik di Perbatasan Banyumas

Regional
Bupati Sleman Positif Covid-19, Dinkes Sebut Bukan Gara-gara Vaksin

Bupati Sleman Positif Covid-19, Dinkes Sebut Bukan Gara-gara Vaksin

Regional
Ditetapkan Jadi Pemenang Pilkada Karawang, Cellica-Aep Bangkal Rangkul Paslon Lain

Ditetapkan Jadi Pemenang Pilkada Karawang, Cellica-Aep Bangkal Rangkul Paslon Lain

Regional
Resmi Jadi Wali Kota Solo Terpilih, Gibran Ucapkan Terima Kasih, Termasuk ke Paslon 2

Resmi Jadi Wali Kota Solo Terpilih, Gibran Ucapkan Terima Kasih, Termasuk ke Paslon 2

Regional
10 Hari Penerapan PPKM di Jatim, Zona Merah Covid-19 Bertambah dari 5 Menjadi 7 Daerah

10 Hari Penerapan PPKM di Jatim, Zona Merah Covid-19 Bertambah dari 5 Menjadi 7 Daerah

Regional
Pasangan Dico-Basuki Ditetapkan sebagai Pemenang Pilkada Kendal

Pasangan Dico-Basuki Ditetapkan sebagai Pemenang Pilkada Kendal

Regional
Bangkai Paus Terdampar di Pantai Bali, Ini Dugaan Penyebabnya

Bangkai Paus Terdampar di Pantai Bali, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Truk Masuk Jurang dan Terbakar di Fly Over Kelok 9 Sumbar, Sopir Selamat

Truk Masuk Jurang dan Terbakar di Fly Over Kelok 9 Sumbar, Sopir Selamat

Regional
Kisah Haru Anggota TNI, Rumahnya Tak Layak Huni Direnovasi Polisi

Kisah Haru Anggota TNI, Rumahnya Tak Layak Huni Direnovasi Polisi

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Januari 2021

Regional
Cerita Tim Dokter yang Pisahkan Bayi Kembar Siam Adam dan Aris

Cerita Tim Dokter yang Pisahkan Bayi Kembar Siam Adam dan Aris

Regional
102 Pengungsi Korban Gempa Sulbar Dipulangkan ke Jatim dan Jateng

102 Pengungsi Korban Gempa Sulbar Dipulangkan ke Jatim dan Jateng

Regional
Hampir 2 Pekan PPKM, Tambahan Kasus Covid-19 di Kota Malang Masih Tinggi

Hampir 2 Pekan PPKM, Tambahan Kasus Covid-19 di Kota Malang Masih Tinggi

Regional
Sepekan Lebih PPKM, Kota Magelang Masuk Zona Oranye Covid-19

Sepekan Lebih PPKM, Kota Magelang Masuk Zona Oranye Covid-19

Regional
Mantan Kades Jadi Bandar Sabu, Tewas Ditembak Polisi hingga Punya Senjata Api Pabrikan

Mantan Kades Jadi Bandar Sabu, Tewas Ditembak Polisi hingga Punya Senjata Api Pabrikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X