Kompas.com - 07/11/2020, 05:45 WIB
Ilustrasi penembakan. ShutterstockIlustrasi penembakan.

KOMPAS.com- Seorang petani di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selayan bernama John Sailah menjadi korban peluru nyasar.

Sebelum mengalami luka tembak di bagian dadanya, John sempat mendengar suara tembakan beberapa kali.

Baca juga: Detik-detik Ibu Rumah Tangga Terkena Peluru Nyasar, Dengar Suara Tembakan dan Lemas

Terkena peluru saat hendak pergi ke kebun

John Sailah (35) petani di Ogan Ilir yang menjadi korban peluru nyasar ketika menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Bari Palembang, Kamis (6/11/2020).HANDOUT John Sailah (35) petani di Ogan Ilir yang menjadi korban peluru nyasar ketika menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Bari Palembang, Kamis (6/11/2020).
Mertua John yang bernama Yabani mengemukakan, peristiwa penembakan tersebut terjadi pada Kamis (5/11/2020).

Saat itu menantunya hendak berangkat menuju kebun.

John sempat mendengar beberapa kali suara tembakan.

Seketika itu juga ia terjatuh dengan kondisi bersimbah darah sembari memegangi dadanya.

John sempat berteriak meminta pertolongan hingga warga membawanya ke rumah sakit.

Baca juga: Petani Ogan Ilir Tertembak Peluru Nyasar di Dada, Jadi Kasus Kedua di Sumsel

 

Ilustrasi pistolSHUTTERSTOCK Ilustrasi pistol
Belum diketahui sumber penembakan

Akibat peluru nyasar itu, John mengalami luka tembak di bagian dada kanannya.

Beruntung nyawa John masih bisa diselamatkan.

Proyektil yang menembus tubuh John pun telah dikeluarkan.

Sedangkan perihal sumber tembakan, belum ada informasi pasti.

"Kalau ada kabar penggerebekan di lokasi itu saya kurang tahu, korban juga belum bisa bicara banyak karena masih sakit," tutur Yabani.

Baca juga: Kena Peluru Nyasar di Kaki, Ibu Ini Lemas Terjatuh di Depan Rumahnya

Peluru nyasar di Palembang

Nurma (30) Ibu Rumah Tangga (IRT) saat berada di rumah sakit usai terkena peluru nyasar di bagian kaki ketika berada di rumahnya, Rabu (5/11/2020).HANDOUT Nurma (30) Ibu Rumah Tangga (IRT) saat berada di rumah sakit usai terkena peluru nyasar di bagian kaki ketika berada di rumahnya, Rabu (5/11/2020).
Tak hanya di Ogan Ilir, peluru nyasar juga mengenai warga di Sumatera Selatan, tepatnya di Palembang.

Nurma (30), warga Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan tak menyangka kakinya terkena peluru nyasar, Rabu (4/11/2020).

Padahal ketika kejadian Nurma berada di halaman dan hendak masuk ke dalam rumahnya.

Sebelum lemas dan jatuh tertembak, Nurma juga sempat mendengar beberapa kali suara tembakan.

"Langsung terasa sakit dan kaki saya lemas, setelah itu di bagian mata kaki mengeluarkan darah," kata Nurma.

Diduga peluru nyasar yang mengenai Nurma berasal dari orang yang berlatih menembak di kompleks Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. Sebab rumah Nurma berada di belakang kompleks JSC.

Menyusul kejadin itu, polisi melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber peluru.

Wakasat Reskrim Polrestabes Palembang AKP Wilian Harbensyah mengatakan, bekas proyektil yang ditemukan oleh korban juga telah diambil tim Labfor untuk dilakukan pemeriksaan uji balistik.

"Dari hasil uji balistik ini baru diketahui dimana sumber peluru itu dan milik siapa,"kata Wilian.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Palembang, Aji YK Putra | Editor: Aprilia Ika)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X