KILAS DAERAH

Kilas Daerah Jawa Tengah

Angka Kematian dan Kasus Covid-19 Jateng Menurun, Begini Respons Ganjar

Kompas.com - 02/11/2020, 17:49 WIB
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo saat memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Gedung A lantai 2 kompleks Pemprov Jateng, Senin (2/11/2020). DOK. Humas Pemprov JatengGubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo saat memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Gedung A lantai 2 kompleks Pemprov Jateng, Senin (2/11/2020).

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengatakan, bila melihat grafik, tren kasus aktif dan angka kematian karena Covid-19 di Jateng terus menurun.

“Artinya ini sudah cukup bagus, apalagi angka recovery rate atau presentase angka kesembuhan naik dari 80,37 di minggu ke-42 menjadi 82,7 di minggu ke-44,” ungkapnya seperti dalam keterangan tertulisnya.

Walau begitu, dia menyebut, penurunan angka kematian menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng dan masih akan terus menjadi fokusnya.

Hal tersebut dikatakan Ganjar usai memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Gedung A lantai 2 kompleks Pemprov Jateng, Senin (2/11/2020).

Dia memaparkan, upaya-upaya penanganan Covid-19 di Jateng terus menunjukkan hasil positif.

Hingga pekan ke-44, Jateng masuk dalam tiga besar provinsi di Indonesia dengan penanganan kasus terbaik.

Baca juga: Jateng Bersiap Sambut Libur Panjang, Ada Rapid Test di Tempat Wisata

"Data dari pusat, kasus aktif Covid-19 di Jateng cukup bisa membaik dan terus turun. Kita turun terus dari periode 19-25 Oktober ke 26-31 Oktober,” paparnya.

Ganjar menerangkan, pada periode ini jumlah penurunan tertinggi secara nasional ditempati Daerah Khusus Ibukota Jakarta dengan jumlah penurunan sebanyak 1566, kemudian Jawa Barat yang turun 1208, lalu Jateng dengan angka turun 893.

Pada periode yang sama, penurunan angka kematian juga menunjukkan hasil positif. Dari seluruh provinsi di Indonesia, penurunan angka kematian Jateng menduduki urutan ke tiga tertinggi nasional.

Jumlah penurunan angka kematian di Jateng berjumlah 19 kasus atau di bawah Jawa Barat dengan 80 kasus dan DKI Jakarta dengan 44 kasus.

Dari sisi kenaikan kasus tertinggi dan terendah berdasarkan kabupaten/kota di Jawa Tengah, tren kenaikan kasus aktif tertinggi ada di Kabupaten Tegal. Sementara itu, penurunan kasus tertinggi terjadi di Wonosobo dan Kudus.

Ganjar menjelaskan, tren kenaikan angka kematian juga terjadi di Kabupaten Tegal. Sementara itu, angka kematian terendah ada di Kabupaten Wonosobo.

Baca juga: Ganjar Abaikan Surat Menaker soal Penentuan Upah, Ini Alasannya...

“Jadi sebenarnya, beberapa Kabupaten/Kota memperbaiki dan mereka sudah mengendalikan dengan cukup baik," ujarnya.

Terkendalinya kasus Covid-19 di Jateng, lanjut Ganjar, tidak terlepas dari upaya digenjotnya testing, tracing dan treatment.

Sampai saat ini, Jateng menduduki urutan ketiga secara nasional dengan jumlah tes terbanyak, yakni 354.580 tes. Jumlah itu urutan ke tiga, setelah DKI Jakarta dan Jawa Timur.

Ganjar menegaskan, pihaknya akan mengevaluasi terus menerus dan gencar melakukan pencarian serta deteksi dini terhadap kasus-kasus.

“Kami akan gerakkan sampai ke Puskesmas dan surveilans untuk mencari ini agar bisa mencegah, sambil Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan pasien di rumah sakit terus kami perbaiki," tukasnya.

Baca juga: Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Yulianto Prabowo menambahkan, tingginya angka kesembuhan dan menurunnya angka kematian di Jawa Tengah tidak terlepas dari program kerja yang dilakukan.

Selain upaya testing dan tracing yang digenjot, penanganan treatment di rumah sakit juga terus ditingkatkan.

Hal ini terlihat dari jumlah laboratorium PCR di Jateng saat ini yang berjumlah 28 dengan kapasitas optimal tes bisa 8000 per hari.

“Selain itu, rumah sakit terus pula meningkatkan kapasitas dan SOP dalam penanganan pasien, termasuk Puskesmas dan surveilans di tingkat paling bawah yang melakukan deteksi dini," jelasnya.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
komentar di artikel lainnya