Evakuasi Jasad Korban Longsor Makan Waktu 3 Jam karena Alat Berat Tak Kunjung Datang

Kompas.com - 13/10/2020, 12:30 WIB
Seorang warga menunjukkan lokasi korban ditemukan oleh warga secara manual tanpa bantuan alat berat dari BPBD seusai tertimbun longsoran tanah bersama rumah miliknya di Kampung Anteghilir, Desa Malatisuka, Kecamatan Gunungtanjung, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (12/10/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHASeorang warga menunjukkan lokasi korban ditemukan oleh warga secara manual tanpa bantuan alat berat dari BPBD seusai tertimbun longsoran tanah bersama rumah miliknya di Kampung Anteghilir, Desa Malatisuka, Kecamatan Gunungtanjung, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (12/10/2020).

"Kata siapa korban karena shock, korban itu tertimbun longsor dan kami yang bersusah payah mengevakuasi korban. Kalau alat berat dari BPBD Provinsi nggak ada yang sampai ke kami bantu bencana. Justru malah, Pak Wakil Gubernurnya yang langsung datang menjenguk langsung keluarga korban sambil berikan bantuan. Kami juga bilang tadi kronologinya ke Pak Uu (Wakil Gubernur Jabar," tandas Usman.

Sampai sekarang, lanjut Usman, yang masih pingsan dan shock itu adalah istri korban karena mendapati suaminya telah meninggal akibat terkubur material longsor.

"Kami berharap informasi ini benar adanya sesuai dengan data di lapangan. Makanya, kalau mau datanya benar datang ke lokasi kejadian, jadi tahu. Soalnya saya tadi beritahukan informasinya ke Pak Uu semuanya," ungkap Usman.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum langsung mendatangi lokasi bencana longsor yang menyebabkan seorang pensiunan guru tewas tertimbun bersama rumahnya di wilayah terpencil di Kampung Anteghilir, Desa Malatisuka, Kecamatan Gunungtanjung, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (12/10/2020) sore.

Uu meninggalkan rombongan konvoi pengawalnya yang memakai mobil off road dan memilih berjalan kaki bersama empat orang wartawan menuruni bukit terjal ke lokasi kejadian.

"Saya sangat mengetahui medan kampung terpencil di Kabupaten Tasikmalaya ini karena sudah biasa berkeliling menuruni bukit terjal seperti ini. Kami tadi berikan santunan bagi keluarga korban meninggal sekaligus pensiunan abdi negara seorang guru di wilayah terpencil. Memang daerah ini lembah yang dikelilingi puncak gunung," jelas Uu kepada wartawan seusai mengunjungi rumah korban tewas, Senin sore.

Baca juga: Banjir Bandang Rendam 270 Rumah, Warga Tasikmalaya Diminta Siaga Banjir Susulan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Abdul Rohman (83), seorang pensiunan guru yang tewas tertimbun longsor bersama rumahnya di Kampung Anteghilir, Desa Malatisuka, Kecamatan Gunungtanjung, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (12/10/2020) pagi.

Korban sempat melarikan diri tetapi salah arah. Ia malah berlari menuju tanah yang longsor karena pendengarannya terganggu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.