Kompas.com - 07/10/2020, 16:12 WIB
Massa yang menolak UU Cipta Karya bertahan di depan DPRD Sumbar kendati hujan deras, Rabu (7/10/2020) KOMPAS.COM/PERDANA PUTRAMassa yang menolak UU Cipta Karya bertahan di depan DPRD Sumbar kendati hujan deras, Rabu (7/10/2020)

PADANG, KOMPAS.com - Massa yang terdiri dari mahasiswa dan pelajar di Padang, Sumatera Barat, masih bertahan di depan Gedung DPRD Provinsi Sumbar, Rabu (7/10/2020).

Massa tetap bertahan dan berorasi meski diguyur hujan lebat yang melanda Kota Padang sejak pukul 15.00 WIB.

Massa memadati Jalan S Parman, karena tidak bisa masuk ke halaman Kantor DPRD Sumbar yang sudah dipagari kawat berduri.

Baca juga: Pelajar Ikut Demo Mahasiswa Se-Sumbar Tolak UU Cipta Kerja di Padang

Dalam orasinya, mahasiswa meminta pemerintah membatalkan Undang-Undang Cipta Kerja.

Mereka menilai, DPR yang telah mengesahkan UU Cipta Kerja bersama pemerintah tidak peka terhadap rakyat, sehingga muncul aksi penolakan.

Sebelum menggelar demo, massa berkumpul di simpang Jalan S Parman menuju kampus Universitas Bung Hatta Padang.

Baca juga: Kapolda Banten Pastikan Proses Hukum Pendemo yang Membuat Ricuh

Massa mulai berdatangan pada sekitar pukul 13.00 WIB, dari arah Jalan Hamka dan Ulak Karang.

Kemudian, pada pukul 14.30 WIB, massa bergerak ke Gedung DPRD Sumbar dengan melakukan gerak jalan.

Akses Jalan S Parman terpaksa ditutup sementara oleh polisi.

Kapolresta Padang AKBP Imran Amir mengatakan, pihaknya sudah mengantisipasi dengan memasang kawat berduri agar aksi demo tidak anarkis.

Selain itu, pihaknya juga menurunkan 1.200 personel untuk mengamankan demo tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X