Kompas.com - 29/09/2020, 20:15 WIB
Ilustrasi penyebaran virus corona ShutterstockIlustrasi penyebaran virus corona

KOMPAS.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat sebanyak 1.000 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh hingga Selasa (29/9/2020) pukul 12.00 WITA.

Anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Mataram I Nyoman Swandiasa mengatakan, jumlah pasien positif Covid-19 di Mataram sebanyak 1.180 orang.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 29 September 2020

"Dari jumlah itu, 1.000 orang dinyatakan sembuh, 94 orang masih dalam perawatan, dan 86 orang meninggal," kata Swandiasa di Mataram seperti dikutip dari Antara, Selasa (29/9/2020).

Berdasarkan data dari tim gugus tugas, terdapat empat orang berstatus suspek dan masih diisolasi.

Selain itu, ada 153 orang dengan status kontak erat yang menjalani karantina.

"Harapan kita, jumlah pasien sembuh terus meningkat, dan tidak ada kasus positif Covid-19. Dengan demikian, Mataram bisa menjadi daerah zona hijau Covid-19, serta melaksanakan kebijakan pemerintah dengan menerapkan kehidupan normal baru," katanya.

Menurut Swandiasa, perlu komitmen masyarakat untuk membantu pemerintah menjadikan Mataram sebagai zona hijau Covid-19.

Masyarakat diimbau menyukseskan program penanganan Covid-19 berbasis lingkungan (PCBL) dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Masyarakat diminta menjaga lingkungan tetap kondusif, menghindari keramaian, dan mengurangi aktivitas di luar rumah.

Baca juga: Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Masyarakat juga diminta menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan menerapkan pola hidup sehat.

"Hal itu dimaksudkan agar penanganan penyebaran COVID-19, yang diupayakan pemerintah bisa berjalan efektif," kata Swandiasa yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Mataram itu.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X