Hingga Agustus 2020, 3.289 Karyawan di Kalbar Dirumahkan dan 622 Di-PHK

Kompas.com - 23/09/2020, 13:06 WIB
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Barat, Manto Saidi istimewaKepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Barat, Manto Saidi

PONTIANAK, KOMPAS.com - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Barat, Manto Saidi mengatakan, terdapat 3.289 karyawan dirumahkan dan 622 orang terkena pemutusan hubungan kerja ( PHK).

Mereka yang dirumahkan dan terkena PHK itu tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Kalbar dari bulan Maret sampai Agustus 2020.

"Karyawan paling banyak dirumahkan di Kota Pontianak 1.332 orang dan Kabupaten Ketapang sebanyak 1.330 orang," kata Manto melalui keterangan tertulisnya, Rabu (23/9/2020).

Kemudian karyawan yang terkena PHK terbanyak Kota Pontianak 232 orang dan Kabupaten Kubu Raya 192 orang.

Baca juga: Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Terkait hal itu, Manto menerangkan, mereka terus mendata para pekerja dampak Covid-19 yang melakukan kerja sama dengan BP Jamsostek, termasuk pihak perusahaan yang terpaksa merumahkan ataupun PHK para karyawan.

“Terkait korban PHK dari beberapa perusahaan di Kalbar akan terus kami kejar. Jika ditemukan ada yang mem-PHK tidak prosedural maka pengawas akan segera menginvestigasi dan turun kelapangan. Kepada pengusaha kalau bisa menahan diri jangan dululah dirumahkan,” harap Manto.

Baca juga: Kena PHK di Malaysia, Ratusan TKI Asal Aceh Alami Kesulitan Ekonomi

Dijelaskannya, untuk program pemerintah terhadap asuransi BPJS Ketenagakerjaan yang saat ini telah berjalan, seluruh perusahaan harus membayar iuran tersebut sesuai dengan jumlah karyawan.

Manto menerangkan, saat ini mereka telah menelusuri sejumlah laporan terkait perusahaan yang diduga melanggar aturan terutama dalam merumahkan atau mem-PHK pekerja.

“Tentu pengawas turun ke lapangan berproses dan dilakukan mediasi, kalau tidak ampuh terpaksa ke pengadilan,” tegas Manto.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bakat Setiawan Nekat Mendaki ke Puncak Gunung Merapi Meski Berstatus Level 3, Ini Pengakuannya...

Bakat Setiawan Nekat Mendaki ke Puncak Gunung Merapi Meski Berstatus Level 3, Ini Pengakuannya...

Regional
Buaya Muara Terjebak di Parkiran Pusat Perbelanjaan di Palu

Buaya Muara Terjebak di Parkiran Pusat Perbelanjaan di Palu

Regional
Ini Misi Paslon Jaya-Wira dan Amerta soal Membangkitkan Ekonomi Kota Denpasar Saat Covid-19

Ini Misi Paslon Jaya-Wira dan Amerta soal Membangkitkan Ekonomi Kota Denpasar Saat Covid-19

Regional
Debat Pilkada Denpasar, Ini Misi Kedua Paslon soal Penanganan Covid-19

Debat Pilkada Denpasar, Ini Misi Kedua Paslon soal Penanganan Covid-19

Regional
Tawuran Antar Simpatisan Paslon di Pilkada Malaka, 13 Orang Ditangkap

Tawuran Antar Simpatisan Paslon di Pilkada Malaka, 13 Orang Ditangkap

Regional
Peringatan dan Pesan Ridwan Kamil ke Wali Kota Cimahi yang Ditangkap KPK

Peringatan dan Pesan Ridwan Kamil ke Wali Kota Cimahi yang Ditangkap KPK

Regional
Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi, Pelaku Diduga Kelompok MIT, 150 KK Diungsikan

Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi, Pelaku Diduga Kelompok MIT, 150 KK Diungsikan

Regional
Ada yang Nekat Mendaki Gunung Merapi, BPPTKG: Tidak Dibenarkan karena Membahayakan Diri

Ada yang Nekat Mendaki Gunung Merapi, BPPTKG: Tidak Dibenarkan karena Membahayakan Diri

Regional
Viral Video Kondisi Kawah Merapi Saat Berstatus Level 3, Pemilik Akun: Bahaya Merapi Nyata

Viral Video Kondisi Kawah Merapi Saat Berstatus Level 3, Pemilik Akun: Bahaya Merapi Nyata

Regional
4 Desa di Kepulauan Meranti Terendam Banjir akibat Kanal Meluap

4 Desa di Kepulauan Meranti Terendam Banjir akibat Kanal Meluap

Regional
Kenalan di Facebook, PNS di Riau Ditipu Tentara AS Gadungan Rp 271 Juta, Korban Janji Dinikahi

Kenalan di Facebook, PNS di Riau Ditipu Tentara AS Gadungan Rp 271 Juta, Korban Janji Dinikahi

Regional
ABK yang Lompat Saat Kapal Diserang Perompak di Sorong Ditemukan Tewas

ABK yang Lompat Saat Kapal Diserang Perompak di Sorong Ditemukan Tewas

Regional
Ridwan Kamil Sudah Peringatkan Wali Kota Cimahi Sebelum Ditangkap KPK

Ridwan Kamil Sudah Peringatkan Wali Kota Cimahi Sebelum Ditangkap KPK

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 November 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X