Ketua Umum PP Muhammadiyah: Keselamatan Masyarakat Jauh Lebih Utama

Kompas.com - 21/09/2020, 14:27 WIB
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir di Rumahnya Bantul Senin (3/2/2020) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOKetua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir di Rumahnya Bantul Senin (3/2/2020)

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyarankan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempertimbangkan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 ditunda.

Sebab, keselamatan masyarakat lebih utama dibandingkan pelaksanaan pilkada yang berpotensi bisa menjadi klaster Covid-19.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, KPU perlu segera membahas secara khusus terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

"Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengimbau Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk segera membahas secara khusus dengan Kementerian Dalam Negeri, DPR, dan instansi terkait agar pelaksanaan Pemilukada 2020 dapat ditinjau kembali jadwal pelaksanaannya," ujar Haedar Nashir dalam keterangan tertulis, Senin (21/9/2020).

Baca juga: Muhammadiyah: Presiden Perlu Mengevaluasi Para Menteri soal Penanganan Covid-19

Haedar menyampaikan, KPU juga perlu membahas mengenai aturan kampanye yang melibatkan kerumunan massa. Sebab, saat ini sedang dalam masa pandemi Covid-19.

Demi keselamatan bangsa serta menjamin pelaksanaan yang berkualitas, lanjutnya, KPU hendaknya mempertimbangkan agar Pilkada Serentak 2020 ditunda.

"KPU hendaknya mempertimbangkan dengan seksama agar Pilkada 2020 ditunda pelaksanaannya sampai keadaan memungkinkan," ujarnya.

Baca juga: PP Muhammadiyah Minta Jokowi Evaluasi Menyeluruh Penanganan Covid-19, Termasuk Menteri-menterinya

Pelaksanaan pilkada serentak dan kampanye yang melibatkan massa di tengah pandemi Covid-19 saat ini berpotensi menyebabkan penularan.

Oleh karena itu, di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, keselamatan masyarakat adalah hal yang utama.

"Keselamatan masyarakat jauh lebih utama dibandingkan dengan pelaksanaan pilkada yang berpotensi menjadi klaster penularan Covid-19," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komunitas Tari Rayakan Ulang Tahun, 18 Orang Positif Corona

Komunitas Tari Rayakan Ulang Tahun, 18 Orang Positif Corona

Regional
Dipecat karena Orientasi Seksual, Seorang Mantan Polisi Kembali Gugat Polda Jateng

Dipecat karena Orientasi Seksual, Seorang Mantan Polisi Kembali Gugat Polda Jateng

Regional
Banyak Dibuang Warga ke Sungai, Pria Ini Jadikan Diaper sebagai Media Tanam

Banyak Dibuang Warga ke Sungai, Pria Ini Jadikan Diaper sebagai Media Tanam

Regional
Pasien Positif Corona di Solo yang Kabur dari Rumah Sakit Belum Juga Ditemukan

Pasien Positif Corona di Solo yang Kabur dari Rumah Sakit Belum Juga Ditemukan

Regional
Satu Ruangan Fraksi DPRD Kaltim Hangus Terbakar

Satu Ruangan Fraksi DPRD Kaltim Hangus Terbakar

Regional
Update 10 Hari Pencarian 3 Anak yang Hilang Misterius di Langkat

Update 10 Hari Pencarian 3 Anak yang Hilang Misterius di Langkat

Regional
Hari Sumpah Pemuda, Bendera Merah Putih Raksasa Diterbangkan Bersama Layangan

Hari Sumpah Pemuda, Bendera Merah Putih Raksasa Diterbangkan Bersama Layangan

Regional
Proses Hukum Berjalan Setahun, Pemerkosa Siswi Difabel di Kulonprogo Akhirnya Ditangkap, Ini Kronologinya

Proses Hukum Berjalan Setahun, Pemerkosa Siswi Difabel di Kulonprogo Akhirnya Ditangkap, Ini Kronologinya

Regional
Selama Libur Panjang, Wisatawan di Puncak Siap-siap 'Rapid Test' Acak

Selama Libur Panjang, Wisatawan di Puncak Siap-siap "Rapid Test" Acak

Regional
Kasus Covid-19 Masih Bertambah, Pemprov Bali Belum Izinkan Bioskop Beroperasi

Kasus Covid-19 Masih Bertambah, Pemprov Bali Belum Izinkan Bioskop Beroperasi

Regional
Diduga Tak Netral, Kades hingga ASN di Bulukumba Dilaporkan ke Bawaslu

Diduga Tak Netral, Kades hingga ASN di Bulukumba Dilaporkan ke Bawaslu

Regional
Libur Panjang Hari Pertama, 5.000 Kendaraan Masuk ke Kota Bandung

Libur Panjang Hari Pertama, 5.000 Kendaraan Masuk ke Kota Bandung

Regional
Sering Masuk Zona Bahaya, Pencari Rumput di Lereng Merapi Akan Diedukasi

Sering Masuk Zona Bahaya, Pencari Rumput di Lereng Merapi Akan Diedukasi

Regional
Kasus Bahar bin Smith pada 2018, Korban Baru Cabut Laporan Mei 2020

Kasus Bahar bin Smith pada 2018, Korban Baru Cabut Laporan Mei 2020

Regional
'Kami Minta Maaf atas Nama Pemkot Surabaya dan Mengganti Uang Transportasi Bu Yaidah'

"Kami Minta Maaf atas Nama Pemkot Surabaya dan Mengganti Uang Transportasi Bu Yaidah"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X