Polisi Tilang Motor Vanderhall yang Digunakan Calon Bupati Karawang

Kompas.com - 08/09/2020, 14:00 WIB
Polisi menindak motor Vanderhall Venice model three-wheeler
yang ditunggangi Cellica Nurrachadiana-Aep Saepullloh saat mendaftar ke KPU Karawang sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang, Jumat (4/9/2020). HANDOUTPolisi menindak motor Vanderhall Venice model three-wheeler yang ditunggangi Cellica Nurrachadiana-Aep Saepullloh saat mendaftar ke KPU Karawang sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang, Jumat (4/9/2020).

KARAWANG, KOMPAS.com - Polisi di Karawang, Jawa Barat, menilang sebuah kendaraan Vanderhall Venice model three-wheeler.

Motor dengan setir dan kap terbuka yang tergolong langka itu sempat digunakan pasangan bakal calon kepala daerah Cellica Nurrachadiana-Aep Saepullloh.

Keduanya menggunakan Vanderhall saat mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Karawang, Jumat (4/9/2020).

Baca juga: Daftar ke KPU Karawang, Cellica-Aep Naik Motor Vanderhall Venice

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Karawang AKP Peterson Timisela membenarkan bahwa anggotanya menilang pengendara Vanderhall saat prosesi pendaftaran Cellica-Aep di KPU Karawang selesai.

Tindakan tilang itu dilakukan setelah acara selesai untuk menjaga kondusifitas.

"Betul (ditilang)," ujar Peterson saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (8/9/2020).

Baca juga: Ini 3 Pasangan Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Karawang

Saat ini, polisi tengah melakukan penyelidikan perihal kelengkapan surat-surat kendaraan buatan Varderhall Motor Works di Utah, Amerika Serikat tersebut.

"Kita masih selidiki, pengendaranya kami tilang," kata Peterson.

Pasangan calon Cellica Nurrachadiana-Aep Saepulloh mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang pada Jumat (4/9/2020), dengan mengendarai motor Vanderhall Venice model three-wheeler.KOMPAS.COM/FARIDA Pasangan calon Cellica Nurrachadiana-Aep Saepulloh mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang pada Jumat (4/9/2020), dengan mengendarai motor Vanderhall Venice model three-wheeler.
Dalam foto surat tilang yang diterima Kompas.com, tertera pengendara melanggar Pasal 280 dan Pasal 291 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2002 tentang Lalu Lintas, lantaran tidak makai helm dan pelat nomor kendaraan tidak sesuai ketentuan.

Polisi juga mengamankan Surat Izin Mengemudi (SIM) pengendara yang saat itu mengendarai motor roda tiga itu.

"Yang diamankan SIM pengendara," kata dia.

Baca juga: Duduk Perkara Bupati Lebak Marah Saat Rapat Paripurna

Video polisi menilang pengendara yang menunggangi Vanderhall Venice tersebut viral di media sosial.

Pada kendaraan berwarna hitam tersebut terdapat tulisan Cellica-Aep.

Kemudian di bawahnya terdapat angka 2020-2025.

Saat menggunakan motor itu, Cellica-Aep tidak mengenakan helm.

Motor roda tiga buatan tangan itu diproduksi perusahaan Vanderhall Motor Works, yang berbasis di Provo, Utah, Amerika Serikat.

Kendaraan ini dibuat untuk olahraga mengemudi, tur dan perjalanan.

Dilansir dari website Vanderhallusa.com, harga autocycle itu dibanderol 39.950 dollar AS atau sekitar Rp 590 juta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X