Kasus Corona di Banyuwangi Melonjak, 73 Positif dalam Sehari, Terbanyak dari Santri Pondok Pesantren

Kompas.com - 22/08/2020, 07:57 WIB
Ilustrasi pasien virus corona, pasien Covid-19 ShutterstockIlustrasi pasien virus corona, pasien Covid-19
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi melonjak drastis. Hingga 21 Agustus 2020 jumlah pasien positif di Banyuwangi mencapai 187 pasien.

Sedangkan pada 20 Agustus 2020, jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi sebanyak 114 pasien. Sehingga satu hari ada penambahan 73 pasien positif Covid-19.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono penambahan kasus terbanyak berasal dari santri salah satu pondok pesantren di Kabupaten Banyuwangi.

Baca juga: Gempa Magnitudo 5 Dirasakan di Jember, Banyuwangi, Bali hingga Lombok

"Ada 77 santri yang dinyatakan positif,” ujar Rio, panggilan akrab Widji Lestariono. dilansir dari rilis tertulis Pemkab Banyuwangi, Jumat (21/8/2020).

Rio mengatakan informasi santri terpapar Covid-19 berawal dari laporan puskesmas terkait temuan 4 santri yang hasil rapid test reaktif.

"Esoknya, Dinkes langsung melakukan survei epidemiologi dan melakukan tracing kontak erat dari 4 santri tersebut. Dan tracing ternyata berkembang hingga mencapai 502 santri yang ada kontak erat serta mereka yang bergejala mengarah ke covid-19."

Baca juga: Menikah Saat Pandemi, Pengantin di Banyuwangi Gelar Resepsi Drive Thru dan Siapkan Alat Pembayaran Nontunai

"Kepada mereka lalu dilakukan rapid test, akhirnya didapatkan 96 santri yang reaktif. Kemudian dilakukan swab massal kepada mereka, dan hasilnya keluar kemarin serta hari ini," kata pria yang akrab dipanggil Rio tersbut.

Dari 96 sampel swab santri yang diambil, hasilnya ada 77 santri yang konfirmasi terpapar covid 19, negatif 13, dan 6 sisanya belum keluar hasilnya.

Rio mengatakan, santri yang positif tersebut saat ini diisolasi mandiri di salah satu gedung dalam ponpes, terpisah dari santri lainnya.

Menurut Rio kondisi umum santri yang terpapar virus corona tidak bergejala (OTG) dan hanya gejala ringan.

Baca juga: Luhut: Banyuwangi dan Bali Hasilnya Sangat Menggembirakan...

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X