Menjelang Disembelih, 4 Ekor Kambing Kurban di Halaman Masjid Dicuri

Kompas.com - 01/08/2020, 07:16 WIB
Ilustrasi kambing HamsterheadIlustrasi kambing


KEDIRI, KOMPAS.com - Sebanyak 4 ekor kambing kurban di sebuah masjid di Dusun Sugihwaras, Desa Kuwik, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, gagal disembelih karena hilang dibawa kabur pencuri.

Kepala Polsek Kunjang Ajun Komisaris Shokib Dimyati menuturkan, pencurian itu terjadi hanya beberapa saat sebelum penyembelihan dilakukan, yakni Jumat (31/7/2020) dini hari.

"Kambing-kambing itu awalnya ditambatkan di halaman masjid," ujar Sokhib saat dihubungi, Jumat.

Baca juga: Viral, Video Guru Ngaji Meninggal Saat Menyembelih Sapi Kurban

Menurut Sokhib, aksi pencurian tersebut sempat dipergoki oleh Saeful, seorang takmir yang rumahnya kebetulan berada di depan masjid.

Saat itu, Saeful keluar rumah karena mendengar suara kambing mengembik kencang.

Saeful menduga kambing terjerat.

Setelah dicek di luar rumah, rupanya suara tersebut berasal dari kambing yang berontak saat dinaikkan ke kendaraan roda empat milik pencuri.

"Pas takmir itu tahu (ada pencurian), mobil pelaku langsung jalan. Kemungkinan pelaku ada 2 orang," kata Sokhib.

Baca juga: Perampokan Toko Emas oleh 3 Pelajar SMA Diduga Terkait Persaingan Bisnis

Takmir tersebut sempat melakukan pengejaran terhadap mobil warna putih tersebut. Namun akhirnya tetap kehilangan jejak.

Akibat pencurian itu, kerugian yang timbul mencapai Rp 12 juta sesuai dengan harga keempat kambing yang hilang tersebut.

Mantan Kapolsek Ngadiluwih itu menjelaskan, kambing-kambing tersebut merupakan kambing titipan warga yang akan melaksanakan kurban pada hari raya Idul Adha di masjid desa.

"Kambing itu milik orang lain yang dipercayakan kepada takmir untuk disembelih," kata Sokhib.

Adapun takmir masjid tersebut bersedia bertanggung jawab untuk mengganti seluruh kerugian akibat pencurian tersebut.

Polisi kini masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa itu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Regional
Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Regional
KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Regional
Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Regional
Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Regional
Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Regional
Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Regional
KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

Regional
KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

Regional
11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

Regional
Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Regional
Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Regional
Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Regional
BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X