Sederet Insiden Sapi-sapi Kurban, Terjun ke Sungai dan Ditembak Mati Polisi Saat Idul Adha

Kompas.com - 01/08/2020, 05:45 WIB
Sapi Presiden Jokowi Ngamuk Saat Dievakuasi ke Tempat Pemotongan Kurban KOMPAS.COM/JUNAEDISapi Presiden Jokowi Ngamuk Saat Dievakuasi ke Tempat Pemotongan Kurban

KOMPAS.com- Hari Raya Idul Adha 2020 diwarnai sejumlah insiden sapi- sapi kurban mengamuk di berbagai daerah.

Di Jawa Tengah, seekor sapi berusaha melompati pagar rumah warga. Kemudian, ada pula sapi yang tercebur ke sungai.

Sedangkan di Jawa Timur, seekor sapi terpaksa ditembak mati oleh polisi.

Berikut Kompas.com merangkum kisah-kisahnya:

Baca juga: Saat Sapi Puang Tedong Jokowi Ngamuk 2 Jam, Warga Berhamburan Menyelamatkan Diri

1. Sapi terjun ke sungai

Seekor sapi nyebur di Kali Jenes di Dukuh Sangkrah RT 2 RW 1 Pasar Kliwon, Solo, Jumat (31/7/2020).  (Tribun Solo/ Ryantono Puji Santoso) Seekor sapi nyebur di Kali Jenes di Dukuh Sangkrah RT 2 RW 1 Pasar Kliwon, Solo, Jumat (31/7/2020). (Tribun Solo/ Ryantono Puji Santoso)
Suasana penyambutan kedatangan hewan kurban berubah menjadi menegangkan dan heboh.

Sebab seekor sapi kurban seberat kurang lebih tiga kuintal itu terjun dan jatuh ke Kali Jenes , Dukuh Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo Jumat (31/7/2020).

Menurut keterangan panitia kurban, Sri Wahono (50), sapi itu awalnya dibawa menggunakan mobil dan tiba sekitar pukul 17.00 WIB.

Tak disangka, dalam sekejap saat hendak diturunkan, sapi malah berontak dan terjun ke sungai sedalam kurang lebih 7 meter.

"Sapinya itu turun dari mobil. Tiba-tiba sapi memberontak," kata dia, seperti dilansir Tribun Solo.

Warga kemudian melaporkan peristiwa itu. Tim SAR pun harus turun tangan membantu mengevakuasi sapi.

Evakuasi membutuhkan waktu sekitar 4 jam. Sapi akhirnya berhasil diangkat dari sungai dengan menggunakan crane dalam kondisi hidup.

Beruntung ketika kejadian, air sungai tak meluap sehingga sapi tidak terseret aliran Kali Jenes.

Baca juga: Kisah Unik Sapi-sapi Jokowi, Tidur di Karpet Jutaan Rupiah, Mandi Siang agar Tak Masuk Angin

Sapi kurban di Blitar mengamuk akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas oleh petugas, Kamis (30/7/2020)..Istimewa Sapi kurban di Blitar mengamuk akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas oleh petugas, Kamis (30/7/2020)..

2. Mengamuk, masuk warung dan ditembak mati

Seekor sapi mengamuk dan berlari liar di Jalan Borobudur, Kota Blitar, Jawa Timur, Kamis (30/7/2020).

Amukan sapi tersebut sempat membuat lalu lintas menjadi macet.

Tak hanya itu, sapi juga sempat masuk ke warung milik warga.

Kepala Sub Bagian Humas Iptu Achmad Rochan mengemukakan, kejadian tersebut bermula ketika Gunawan (52) mengantar sapi dari Garum ke pembelinya di Jalan Borobudur, Blitar.

Akan tetapi, sesampainya di kawasan masjid, sapi berontak, mengamuk hingga terlepas ketika akan diturunkan.

Sapi tersebut kemudian berlari ke arah jalan raya dan membuat lalu lintas macet.

Tak berhenti di situ, si sapi justru memasuki warung warga sembari mengamuk.

Polisi pun terpaksa melepaskan tembakan lantaran amukan sapi membahayakan masyarakat.

"Polisi lakukan tindakan terukur untuk melumpuhkan sapi tersebut dengan penembakan dua kali," kata Rochan.

Sapi itu pun mati dan dibawa pergi oleh pemiliknya.

Baca juga: Berlari Liar dan Masuk Warung, Sapi Kurban Mati Ditembak Polisi

3. Lompati pagar warga

Sapi lepas di Kabupaten Klaten  (Tribun Solo/Istimewa)
Sapi lepas di Kabupaten Klaten (Tribun Solo/Istimewa)
Di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, seekor sapi kurban terlepas dan berusaha melompati pagar warga.

"Benar, tadi ada sapi kuban yang kelima lepas di desa kami tadi," tutur Junaidi, dilansir dari Tribun Solo.

Sapi itu, kata Junaidi, didatangkan dari Pulau Madura.

Namun setibanya di lokasi, sapi berontak hingga talinya terputus.

"Talinya putus karena ceritanya sapinya dari Madura, dulu bekas karapan sapi," kata Junaidi.

Sapi berwarna coklat itu sempat akan melompat pagar warga namun gagal.

Sapi tersebut juga sempat berlari ke jalan desa.

Warga pun berupaya menenangkan dan menangkap sapi.

"Tidak ada korban luka dan barang warga terpantau aman," tandas Junaidi.

Sumber: Kompas.com (Penulis: M Agus Fauzul Hakim | Editor: Robertus Belarminus), Tribun Solo



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Regional
Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Regional
Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Regional
Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Regional
Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Regional
Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Regional
Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Regional
Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual 'Dosen' Swinger

UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual "Dosen" Swinger

Regional
Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X