Buron, Pelaku Penipuan Penggandaan Uang Akhirnya Tertangkap, Ditemukan Uang Palsu Rp 573 Juta

Kompas.com - 20/07/2020, 12:47 WIB
Ilustrasi uang Dok. KredivoIlustrasi uang

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Seorang pelaku penipuan dengan modus penggandaan uang yang sempat menjadi buron ditangkap anggota Satreskrim Polresta Banyumas, Jawa Tengah.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas AKP Berry mengatakan, pelaku berinisial BG (47), warga Wonosobo berhasil ditangkap di Madiun, Jawa Timur.

"Kami menyita barang bukti uang korban yang dibawa kabur sekitar Rp 78 juta. Sebelumnya pelaku membawa uang Rp 100 juta, namun sudah dipakai sebagian," kata Berry saat dihubungi, Senin (20/7/2020).

Baca juga: Pengusaha Sembako Dibunuh Saat Melakukan Ritual Penggandaan Uang

Dalam penangkapan tersebut, ungkap Berry, polisi juga menyita uang palsu sebanyak Rp 573 juta.

"Ini akan kami selidiki, di mana uang palsu tersebut berasal," ujar Berry.

Menurut Berry, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, BG sudah kerap melakukan aksi penipuan di berbagai daerah.

"Terakhir di Madiun menipu dengan modus untuk pembangunan pondok pesantren. Salah satu kiai menjadi korban dengan kerugian sekitar Rp 350 juta," jelas Berry.

Dengan penangkapan tersebut, kini tiga tersangka penipuan dengan modus penggandaan uang harus mendekam di balik jeruji besi.

Dua tersangka lain, DT (31), warga Wonosobo, RH (42), warga Banten, telah ditangkap lebih dulu.

Diberitakan sebelumnya, anggota Satreskrim Polresta Banyumas mengungkap kasus penipuan dengan modus melipatgandakan uang.

"Korban berinisial SG (42), warga Madiun, awalnya kenal dengan tersangka DT lewat Facebook sekitar bulan Mei lalu. DT mengaku bisa melipatgandakan uang yang semula Rp 100 juta menjadi Rp 500 juta," kata Berry.

Baca juga: Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Penipuan Proyek Asian Games 2018

Setelah terkena bujuk rayu, korban lantas menemui tersangka RH dan BG di sebuah warung makan di Desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas dengan membawa uang tunai Rp 100 juta, Rabu (15/7/2020).

"Korban kemudian diajak BG dan RH menemui tersangka DT dengan menggunakan mobil. Setelah sampai di lokasi, BG menyuruh RH dan korban turun dari mobil menemui DT yang berada di seberang jalan," jelas Berry.

Setelah korban turun, tersangka BG yang berada di balik kemudi langsung tancap gas dengan membawa uang Rp 100 juta yang berada di dalam mobil.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klaster Baru Penularan Corona di Kota Kupang Muncul dari Karyawan Bank

Klaster Baru Penularan Corona di Kota Kupang Muncul dari Karyawan Bank

Regional
Dipecat PDI-P, Anak Bupati Semarang: Saya Manut Bapak

Dipecat PDI-P, Anak Bupati Semarang: Saya Manut Bapak

Regional
10 Orang di Sekretariat DPRD Maluku Positif Corona

10 Orang di Sekretariat DPRD Maluku Positif Corona

Regional
Pegawai Bappeda Meninggal karena Covid-19, Gedung Pemkab Bojonegoro Disterilkan

Pegawai Bappeda Meninggal karena Covid-19, Gedung Pemkab Bojonegoro Disterilkan

Regional
Bawaslu Jateng Bentuk 44.077 Pengawas TPS Pilkada 2020

Bawaslu Jateng Bentuk 44.077 Pengawas TPS Pilkada 2020

Regional
Kesadaran Masyarakat Rendah, Bupati Tuban Perpanjang Pemberlakuan Jam Malam

Kesadaran Masyarakat Rendah, Bupati Tuban Perpanjang Pemberlakuan Jam Malam

Regional
Positif Covid-19, Tenaga Medis RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Meninggal

Positif Covid-19, Tenaga Medis RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Meninggal

Regional
Ganjar Usul Peserta Pilkada 2020 Berkampanye Lewat Media Massa

Ganjar Usul Peserta Pilkada 2020 Berkampanye Lewat Media Massa

Regional
Hujan dari Sore hingga Malam, 5 Kecamatan di Padang Dilanda Banjir

Hujan dari Sore hingga Malam, 5 Kecamatan di Padang Dilanda Banjir

Regional
Kereta Api Serayu Pagi Anjlok di Ciamis, Penumpang Dievakuasi

Kereta Api Serayu Pagi Anjlok di Ciamis, Penumpang Dievakuasi

Regional
'Saya Tak Kuat Lagi Jadi Bawahan Kapolres Blitar, Saya Mengajukan Pensiun Dini...'

"Saya Tak Kuat Lagi Jadi Bawahan Kapolres Blitar, Saya Mengajukan Pensiun Dini..."

Regional
Jokowi: Labuan Bajo Harus Betul-betul Menjadi Kawasan Premium

Jokowi: Labuan Bajo Harus Betul-betul Menjadi Kawasan Premium

Regional
Geledah Rumah di Kudus, Densus 88 Amankan Buku hingga Laptop

Geledah Rumah di Kudus, Densus 88 Amankan Buku hingga Laptop

Regional
Lihat Istri Tewas Terlilit Tali Sapi yang Digembalakannya, Suami Pingsan

Lihat Istri Tewas Terlilit Tali Sapi yang Digembalakannya, Suami Pingsan

Regional
Seorang Pegawai BPN NTT Meninggal karena Corona, 10 Orang Keluarga dan Teman Positif Covid-19

Seorang Pegawai BPN NTT Meninggal karena Corona, 10 Orang Keluarga dan Teman Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X