Pertama Kali di Salatiga, Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Kompas.com - 17/07/2020, 21:05 WIB
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona

SALATIGA, KOMPAS.com - Seorang pasien yang telah dinyatakan positif Covid-19 di Kota Salatiga meninggal dunia.

Kejadian ini, menurut Wali Kota Salatiga Yuliyanto, adalah yang pertama kali. Pasien tersebut memiliki penyakit bawaan dan dirawat di RSUD Salatiga.

"Betul ada pasien positif yang meninggal hari ini sekira pukul 14.00. Ini adalah yang pertama, dimana pasien positif meninggal dunia," jelas Yuliyanto saat dihubungi, Jumat (17/7/2020) malam.

Pasien berjenis kelamin perempuan berusia 54 tahun tersebut telah dimakamkan dengan standar protokol pamulasaran jenazah sesuai penanganan Covid-19.

"Dimakamkan di TPU Ngemplak Kelurahan Ngemplak Kecamatan Sidomukti pada Magrib tadi," kata Yuliyanto.

Baca juga: Gugus Tugas: Menolak Jenazah Pasien Covid-19 Bisa Dipidana

Pasien tersebut, kata Yuliyanto, pada Minggu (12/7/2020) memeriksakan kesehatan di RSUD Salatiga karena ada keluhan di pernapasan dan dirawat.

Kemudian, pada Selasa (14/7/2020) dinyatakan positif Covid-19 oleh Gugus Tugas Kota Salatiga.

"Dan hari ini, Jumat (17/7/2020) kondisi almarhumah melemah dan dinyatakan meninggal pada pukul 14.00," terangnya.

Yuliyanto mengatakan, pasien yang meninggal tersebut selama ini bekerja di Kota Semarang.

"Almarhumah melakukan perjalanan dari rumah menuju ke kantor di Kota Semarang setiap harinya dan tidak pernah melakukan kontak dengan pasien positif maupun bepergian ke daerah pandemi Covid-19," paparnya.

Dia kembali mengimbau masyarakat untuk tertib dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

Yakni untuk selalu mengenakan masker, cuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Kalau Warga Tidak Patuh, Kasus Terus Bertambah dan Ruang Isolasi Penuh, Apa Tidak Kasihan'

"Kalau Warga Tidak Patuh, Kasus Terus Bertambah dan Ruang Isolasi Penuh, Apa Tidak Kasihan"

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Polda Riau Periksa Petugas Bea Cukai

Haji Permata Tewas Tertembak, Polda Riau Periksa Petugas Bea Cukai

Regional
Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi 'Memory Card' Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi "Memory Card" Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Regional
Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Regional
Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Regional
871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

Regional
Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Regional
Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Regional
Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Regional
PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

Regional
PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

Regional
Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Regional
Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Regional
Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X