Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Kompas.com - 10/07/2020, 06:50 WIB
Dua kapal ikan nelayan milih negara China yang mempekerjakan nelayan WNI diamankan patroli gabungan di perairan Batu Cula, Selat Philip, Belakang Padang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) Rabu (8/7/2020). Mirisnya saat dilakukan pemeriksaan oleh personil patroli gabungan, ditemukan jenazah pekerja WNI atas nama Hasan Afriadi asal Lampung, yang disimpan di dalam peti pendingin ikan atau freezer Kapal Lu Huang Yuan Yu 118 berbendera China. DOK HUMAS POLRES KARIMUNDua kapal ikan nelayan milih negara China yang mempekerjakan nelayan WNI diamankan patroli gabungan di perairan Batu Cula, Selat Philip, Belakang Padang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) Rabu (8/7/2020). Mirisnya saat dilakukan pemeriksaan oleh personil patroli gabungan, ditemukan jenazah pekerja WNI atas nama Hasan Afriadi asal Lampung, yang disimpan di dalam peti pendingin ikan atau freezer Kapal Lu Huang Yuan Yu 118 berbendera China.

LAMPUNG, KOMPAS.com – Hasan Afriandi, warga Lampung yang ditemukan tewas dan disimpan di dalam lemari pembeku kapal berbendera Cina, Lu Huang Yuan Yu 118 diduga melamar menjadi anak buah kapal ( ABK) melalui informasi lowongan kerja (loker) di Facebook.

Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia Moh Abdi Suhufan mengatakan, tidak ada penyalur pekerjaan untuk ABK kapal tersebut di Lampung.

“Di Lampung tidak ada, para ABK dapat informasi dari Facebook. Isi lowongan kerja hanya menyebutkan ada lowongan kerja dan difasilitasi,” kata Abdi Suhufan saat dihubungi, Kamis (9/7/2020) sore.

Baca juga: Kronologi 22 WNI Bekerja di Kapal China hingga 1 Tewas di Freezer, Direkrut Agen dari Tegal

Abdi Suhufan mengatakan, berdasarkan penyelidikan DFW Indonesia, fasilitas yang ditawarkan di dalam iklan tersebut pelamar diberikan buku pelaut, hingga keterampilan dasar.

Namun, Abdi Suhufan menyebutkan, perusahaan pengiklan itu adalah perusahaan penyalur ilegal.

“Informasi tidak sesuai, baik itu gaji, penempatan, maupun lokasi tangkap, misalnya infonya ditempatkan di kapal negara lain, ternyata ditempatkan di kapal berbendera cina atau lainnya,” kata Abdi Suhufan.

Baca juga: TNI: Dua Kapal China Dikejar, 22 Pekerja WNI Ditemukan, Satu Tewas di Freezer

2 warga Lampung jadi ABK kapal China

Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad (Pandra) mengatakan, informasi mengenai warga Lampung yang berada di kapal itu baru ada dua orang, yakni Agus Setiawan dan Hasan Afriandi.

Pandra mengatakan, Polda Lampung sudah berkoordinasi dengan Polda Kepulauan Riau untuk korban yang warga Lampung tersebut.

“Kami sudah berkoodinasi, termasuk dengan Disdukcapil untuk mengetahui detail data korban,” kata Pandra.

Baca juga: Duduk Perkara Jenazah Pekerja WNI Ditemukan di Freezer Kapal China, Diduga Korban Perdagangan Manusia

Diberitakan sebelumnya, Hasan Afriandi ditemukan telah tewas dan disimpan di dalam lemari pembeku kapal berbendera Cina, Lu Huang Yuan Yu 118.

Jasad korban ditemukan setelah Lantamal IV Tanjungpinang mengejar dua kapal berbendera cina di Perairan Batu Cula, Batam.

Kapal berbendera China tersebut sebelumnya telah mencari cumi di perairan Argentina bersama sembilan WNI lainnya di kapal Lu Huang Yuan Yu 118.

Sementara di kapal berbendera China lain yang juga dikejar, yakni Lu Huang Yuan Yu 117, terdapat 12 WNI yang bekerja sebagai ABK. Dua kapal berbendera China ini sebelumnya mencari cumi ke perairan Argentina.

Baca juga: TNI Kejar 2 Kapal China yang Bawa Jenazah WNI hingga Perairan Singapura, Nyaris Gagal Ditangkap



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Kepala Dinas Meninggal karena Covid-19, Seluruh Kantor SKPD di Kabupaten Banjar Disterilkan

2 Kepala Dinas Meninggal karena Covid-19, Seluruh Kantor SKPD di Kabupaten Banjar Disterilkan

Regional
Kronologi Kecelakaan Maut di Jember, Truk Alami Rem Blong sampai Tabrak 4 Motor

Kronologi Kecelakaan Maut di Jember, Truk Alami Rem Blong sampai Tabrak 4 Motor

Regional
Dampak Covid-19, PAD Kota Ambon Terjun Bebas

Dampak Covid-19, PAD Kota Ambon Terjun Bebas

Regional
Pesan Sultan HB X Jelang Peringatan Kemerdekaan: Jangan Ada yang Merasa Mayoritas

Pesan Sultan HB X Jelang Peringatan Kemerdekaan: Jangan Ada yang Merasa Mayoritas

Regional
Sempat Terlihat Menyapu di Pagi Hari, Dewi Ditemukan Tewas di Ruang Tamu Beberapa Jam Kemudian

Sempat Terlihat Menyapu di Pagi Hari, Dewi Ditemukan Tewas di Ruang Tamu Beberapa Jam Kemudian

Regional
Tingkatkan Kemampuan Petugas Indra, Dompet Dhuafa Gelar Workshop Pemeriksaan Mata Dasar

Tingkatkan Kemampuan Petugas Indra, Dompet Dhuafa Gelar Workshop Pemeriksaan Mata Dasar

Regional
Tiru Jawa Barat, Ambon Akan Terapkan PSBB Lokal di Setiap Desa

Tiru Jawa Barat, Ambon Akan Terapkan PSBB Lokal di Setiap Desa

Regional
Mahasiswa Kedokteran Asal Tegal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Mahasiswa Kedokteran Asal Tegal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Kecelakaan Beruntun, Sebuah Truk Tabrak 4 Sepeda Motor, 7 Orang Meninggal

Kecelakaan Beruntun, Sebuah Truk Tabrak 4 Sepeda Motor, 7 Orang Meninggal

Regional
Tingkatkan Keahlian Menjahit Kaum Dhuafa Cirebon, Dompet Dhuafa Gelar Jabar Bagja

Tingkatkan Keahlian Menjahit Kaum Dhuafa Cirebon, Dompet Dhuafa Gelar Jabar Bagja

Regional
Masih Zona Merah, PSBB Transisi di Ambon Bakal Diperpanjang

Masih Zona Merah, PSBB Transisi di Ambon Bakal Diperpanjang

Regional
105 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Banjar Kalsel Terpapar Covid-19

105 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Banjar Kalsel Terpapar Covid-19

Regional
Tracing Klaster DPRD Maluku, Belum Ada Anggota Dewan yang Jalani Tes Swab

Tracing Klaster DPRD Maluku, Belum Ada Anggota Dewan yang Jalani Tes Swab

Regional
Bahas Tata Ruang Ibu Kota Negara Baru, Wamen ATR Pastikan Tak Ada Penggusuran

Bahas Tata Ruang Ibu Kota Negara Baru, Wamen ATR Pastikan Tak Ada Penggusuran

Regional
Viral, Situs Belajar Daring di Surabaya Disisipi Iklan Pornografi, Ini Penjelasan Pemkot

Viral, Situs Belajar Daring di Surabaya Disisipi Iklan Pornografi, Ini Penjelasan Pemkot

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X