Jenazah Korban Kapal Tenggelam di NTT Kembali Ditemukan, Total 4 Orang Tewas

Kompas.com - 07/07/2020, 19:14 WIB
Dua warga Kabupaten Kupang, NTT berhasil selamat saat kejadian tenggelamya kapal pengangkut 24 orang, Minggu (5/7/2020) Dokumen Polres Rote NdaoDua warga Kabupaten Kupang, NTT berhasil selamat saat kejadian tenggelamya kapal pengangkut 24 orang, Minggu (5/7/2020)

 

KUPANG, KOMPAS.com - Satu jenazah korban kapal tenggelam di Selat Pukuafu, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur ( NTT), ditemukan tim SAR Kupang.

"Jenazah yang kami temukan tadi pada pukul 08.20 Wita, jenis kelamin perempuan dewasa," ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Kupang, Emi Freezer, kepada sejumlah wartawan, Selasa (7/7/2020).

Emi menuturkan, korban ditemukan di perairan Selat Pukuafu, kurang lebih 4 mil laut dari lokasi ditemukannya bangkai kapal.

Pihaknya membagi lokasi pencarian menjadi empat sektor.

Baca juga: Sempat Dirawat, Bayi 11 Bulan Korban Kapal Tenggelam di NTT Meninggal

"Korban ditemukan di sektor tiga,” ungkap Emi.

Jenazah tersebut, lanjut Emi, akan dibawa ke Kupang pada sore ini.

Saat ini, korban sudah dievakuasi ke Kapal SAR Antareja. Sedangkan pencarian terhadap korban lainnya dilanjutkan.

Dengan ditemukannya satu jenazah, hingga kini tercatat empat orang meninggal. Sedangkan korban yang hilang enam orang dan selamat 19 orang.

Kasubag Humas Polres Rote Ndao Aipda Anam Nurcahyo, mengatakan, kapal tersebut mengangkut 29 orang berlayar dari Kupang ke Rote Ndao.

Baru setengah perjalanan atau tepatnya di perbatasan perairan antara Kabupaten Kupang dan Kabupaten Rote Ndao, kapal mereka diterjang ombak besar sehingga akhirnya tenggelam.

Akibat kejadian itu, tiga orang tewas yakni Stefania Bulan, Janwar Safian Poy dan Tania Poy.

Sedangkan 19 orang berhasil selamat. 13 orang diselamatkan oleh para nelayan dan dibawa ke Rote Ndao, sementara enam orang dibawa ke Kota Kupang oleh Basarnas Kupang.

Baca juga: Detik-detik Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Kupang, 2 Anak Tewas, 6 Masih Hilang

Menurut Anam, sebelumnya tercatat tujuh orang yang dilaporkan hilang yakni Elisabet Poy- Bulan (penumpang), Felisia Bulan (penumpang), Stefano Bulan (penumpang), Jhon Mulik (penumpang), Ardianto Poy (penumpang), Vony Poy (penumpang) dan Mus Toudua (ABK).

Satu orang di antaranya telah ditemukan pagi tadi, namun belum diketahui identitas lengkapnya.

"Data riil kami di lapangan, tercatat yang berada di dalam kapal itu sebanyak 29 orang, dengan rincian 12 orang ABK dan 17 orang penumpang," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, sebuah kapal nelayan yang mengangkut 29 orang, tenggelam di antara perairan Kabupaten Kupang dan Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (5/7/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X