Gara-gara Anjingnya Mati, Warga Asing Ini Aniaya Seorang Remaja

Kompas.com - 06/07/2020, 17:18 WIB
Ilustrasi penganiayaan ShutterstockIlustrasi penganiayaan

PADANG, KOMPAS.com - Gara-gara anjing peliharaan mati, seorang warga Amerika Serikat yang berinisial E menganiaya seorang remaja berusia 15 tahun berinisial D di Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat.

"Akibat penganiayaan tersebut, bibir korban berdarah. Korban dipukul beberapa kali," ujar Wakil Kepala Polsek Sikakap Ipda Yanuar saat dihubungi, Senin (6/7/2020).

Kasus penganiayaan ini terjadi pada 30 Juni 2020 lalu.

Baca juga: Takut Ditagih Utang, Berpura-pura Dirampok hingga Tusuk Dada Sendiri

Korban kemudian melapor ke kantor polisi pada 1 Juli 2020.

Setelah mendapat laporan, pihak kepolisian langsung bergerak menuju lokasi tempat kejadian penganiayaan.

"Setelah mendapatkan laporan, pihak kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan kemudian mendatangi warga negara AS ini untuk dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan," kata Yanuar.

Baca juga: Nekat Menyelam pada Malam Hari, Pencari Udang Diduga Dimangsa Buaya

Berdasarkan hasil pemeriksaan, penganiayaan bermula saat korban memberitahu pelaku bahwa dia menemukan anjing pelaku yang mati di pantai.

Namun, korban yang melaporkan malah dituduh membunuh anjing tersebut.

"Informasi dari warga, anjing tersebut mati karena berkelahi dengan anjing lainnya. Korban memberitahu pelaku bahwa anjingnya mati. Namun malah korban yang dituduh sehingga terjadi penganiayaan," kata Yanuar.

Baca juga: Terungkap Penyebab Kematian Tamu Hotel di Puncak



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X