Ini 5 Jurus Ridwan Kamil Kendalikan Corona di Jawa Barat

Kompas.com - 05/07/2020, 13:16 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat tiba di lokasi bakti sosial merayakan HUT Bhayangkara ke 74, di Lapangan Bhakti, Kota Banjar, Minggu (5/7/2020). KOMPAS.COM/CANDRA NUGRAHAGubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat tiba di lokasi bakti sosial merayakan HUT Bhayangkara ke 74, di Lapangan Bhakti, Kota Banjar, Minggu (5/7/2020).

BANJAR, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan Jawa Barat berhasil mengendalikan penyebaran Covid-19. Penduduk Jawa Barat, kata dia, terbesar se-Indonesia tapi urutan jumlah pasien Covid-19 tersusul oleh lima provinsi lain.

"(Kasus Covid-19) Jabar terkendali.  Menandakan kita bisa redam," jelas Ridwan Kamil saat Bakti Sosial memperingati HUT Bhayangkara ke 74 di Lapang Bhakti, Kota Banjar, Minggu (5/7/2020).

Menurut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, membuat Jawa Barat nol kasus Corona tidak mungkin. Namun hal itu, bisa dikendalikan. "Mengendalikan itu mungkin," ujarnya.

Baca juga: Ridwan Kamil Anjurkan Industri Lakukan Swab Test Mandiri pada Pekerja

Emil kemudian menyebutkan ada lima "jurus" Jawa Barat mengendalikan penyebaran Covid-19. Yang pertama, kata dia, cara proaktif. Yang kedua transparan.

"Kemudian selalu ilmiah, penasehat saya para ahli," kata dia menyebutkan jurus ketiga.

Jurus keempat, lanjut Emil, adalah inovatif. Jawa Barat, kata dia, satu-satunya provinsi yang bisa memproduksi semua alat untuk melawan Covid. "Ventilator, PCR, Rapid kita buat," jelasnya.

Jurus kelima kolaboratif. Kata Emil, Pemprov Jawa Barat enggak mungkin bekerja sendiri. "Sudah lebih 300 institusi bantu-bantu. Sekarang Budha Tzu Chi (membantu). Budha Tzu Chi sudah kasih 50 ribu rapid test," jelas Emil.

Baca juga: Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Kapolda Jabar minta warga tak lengah

Sementara Kapolda Jabar, Irjen Rudy Sufahriadi meminta warga jangan lengah terkait Covid-19. Dia meminta warga tetap memakai masker saat keluar rumah, jaga jarak, dan rajin cuci tangan.

"Saya bersyukur Jabar terkendali (Covid-19). Namun jangan lengah, terlena dengan prestasi sekarang. Jalan masih panjang. Belum ketemu obatnya," ucapnya saat memberi sambutan perayaan HUT Bhayangkara ke 74 di Lapang Bhakti, Kota Banjar.

Sebelumnya, Forkopimda Jawa Barat mengadakan bakti sosial di Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran dalam perayaan HUT Bhayangkara ini.

Selama baksos, Gubernur, Wakil Gubernur, Kapolda, Pangdam dan Kepala Kejati Jawa Barat, dan pejabat lainnya touring dengan sepeda motor dari Tasikmalaya ke Pangandaran.

"Kami monitor (Covid-19 di daerah) sambil memberi bansos kepada masyarakat. Kenapa pakai motor, supaya rombongan jadi lebih ringkas. Kalau semua pimpinan pakai mobil pasti terlalu padat (rombongannya)," jelas Ridwan Kamil.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Ini Alasannya

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Ini Alasannya

Regional
4 Kasus Pasien Covid-19 Terjun dari Ruang Isolasi RS, Minta Dipulangkan dan Lompat Saat Petugas Shalat

4 Kasus Pasien Covid-19 Terjun dari Ruang Isolasi RS, Minta Dipulangkan dan Lompat Saat Petugas Shalat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Multazam Tewas di Jurang Gunung Piramid | Kerabat Luhut Meradang di Pilkada Medan

[POPULER NUSANTARA] Multazam Tewas di Jurang Gunung Piramid | Kerabat Luhut Meradang di Pilkada Medan

Regional
Seorang Nelayan Tewas Diduga akibat Ditabrak Perahunya Sendiri

Seorang Nelayan Tewas Diduga akibat Ditabrak Perahunya Sendiri

Regional
Bukannya Melindungi, Guru Silat Tersohor di Kalsel Cabuli Muridnya hingga Hamil, Ini Faktanya

Bukannya Melindungi, Guru Silat Tersohor di Kalsel Cabuli Muridnya hingga Hamil, Ini Faktanya

Regional
Dua Pekan Dirawat karena Terinfeksi Covid-19, Wali Kota Banjarbaru Meninggal

Dua Pekan Dirawat karena Terinfeksi Covid-19, Wali Kota Banjarbaru Meninggal

Regional
Perpanjangan PSBB Tidak Cukup, Gubernur Banten Siapkan Langkah Ini

Perpanjangan PSBB Tidak Cukup, Gubernur Banten Siapkan Langkah Ini

Regional
Selain Multazam, Pendaki Thoriq Rizki Juga Tewas di Gunung Piramid...

Selain Multazam, Pendaki Thoriq Rizki Juga Tewas di Gunung Piramid...

Regional
Pertama Kali, Burung Mandar Hitam Terlihat di Danau Limboto

Pertama Kali, Burung Mandar Hitam Terlihat di Danau Limboto

Regional
Cerita Pilu Anak Dicabuli Ayah Tiri Selama 6 Tahun, Berawal Saat Ibu Opname karena Keguguran

Cerita Pilu Anak Dicabuli Ayah Tiri Selama 6 Tahun, Berawal Saat Ibu Opname karena Keguguran

Regional
Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Regional
Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Regional
67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

Regional
Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X