Uji Coba Wisata New Normal di Gunungkidul Diperpanjang, Bus Pembawa Rombongan Boleh Masuk

Kompas.com - 30/06/2020, 21:55 WIB
Pantai Kukup di Gunungkidul, Yogyakarta. Shutterstock/Ibenk_88Pantai Kukup di Gunungkidul, Yogyakarta.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memperpanjang masa uji coba pembukaan empat destinasi wisata selama masa penerapan kenormalan baru atau new normal sampai 31 Juli 2020 mendatang.

Dalam masa perpanjangan, bus besar diperbolehkan membawa rombongan tapi harus  memenuhi protokol kesehatan.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan, untuk uji coba tahap kedua belum ada penambahan destinasi yang dibuka untuk umum.

Baca juga: Kisah Padukuhan Gadungsari Bangkit Setelah Jadi Klaster Pertama Corona di Gunungkidul

Adapun lokasinya, masih tetap sama yakni Kalisuci, Gunung Api Purba Nglanggeran, Pantai Baron, dan Pantai Kukup.

"Untuk destinasi masih tetap seperti sebelumnya, yang lainnya masih menunggu kesiapan dari masyarakat," kata Harry saat dihubungi wartawan melalui telepon Selasa (30/6/2020). 

Selama uji coba sejak Senin (22/6/2020) sampai Senin (29/6/2020) sore, di empat destinasi ada kunjungan sebanyak 12.372 wisatawan.

Masa uji coba lebih kepada pelaksanaan tata laksana kepariwisataan di era normal baru yang erat kaitannya dengan protokol kesehatan penanggulangan Covid-19.

Harry menyebut, selama uji coba ada beberapa catatan, salah satunya adanya pengunjung yang mencopot masker atau masih bergerombol saat berada di lokasi. 

Baca juga: Pasien Positif Corona yang Dirawat di Gunungkidul Tersisa 3 Orang

Selama perpanjangan pembatasan kunjungan juga tetap berlaku. Untuk pantai maksimal 7.000 orang per hari.

"Untuk bus besar nanti akan disimulasikan pada Jumat (3/7/2020). Setelah itu baru boleh masuk dengan protokol kesehatan," ucap Harry.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesaksian ABK di Kapal China, WNI yang Tewas karena Dianiaya Mandor dengan Besi dan Kayu

Kesaksian ABK di Kapal China, WNI yang Tewas karena Dianiaya Mandor dengan Besi dan Kayu

Regional
Perwira Polisi Dianiaya hingga Tewas, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Perwira Polisi Dianiaya hingga Tewas, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Regional
Jubir Gugus Tugas Simalungun, Istri dan 3 Anak Positif Corona: Kami Dikenalkan Langsung dengan Covid-19

Jubir Gugus Tugas Simalungun, Istri dan 3 Anak Positif Corona: Kami Dikenalkan Langsung dengan Covid-19

Regional
Kasus Penganiayaan Ojol di Pekanbaru Berakhir Damai, Ini Kata Polisi

Kasus Penganiayaan Ojol di Pekanbaru Berakhir Damai, Ini Kata Polisi

Regional
Melacak Penyebaran Covid-19 di Secapa AD, 1.280 Orang Positif Corona, Terungkap Saat Prajurit Periksa Bisul

Melacak Penyebaran Covid-19 di Secapa AD, 1.280 Orang Positif Corona, Terungkap Saat Prajurit Periksa Bisul

Regional
Juru Bicara Gugus Tugas Simalungun dan Keluarganya Positif Covid-19

Juru Bicara Gugus Tugas Simalungun dan Keluarganya Positif Covid-19

Regional
Jadi Tersangka, Mandor Kapal China Belum Ditahan, Ini Kata Polisi

Jadi Tersangka, Mandor Kapal China Belum Ditahan, Ini Kata Polisi

Regional
Mengungkap Fakta Nasib WNI di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118...

Mengungkap Fakta Nasib WNI di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118...

Regional
Begini Kondisi ABK WNI Saat Berada di Kapal China Menurut Polisi

Begini Kondisi ABK WNI Saat Berada di Kapal China Menurut Polisi

Regional
Ini Pengakuan ABK Indonesia di Kapal China, Dianiaya Setiap Hari Soal Perkara Sepele dan Dibuat-buat

Ini Pengakuan ABK Indonesia di Kapal China, Dianiaya Setiap Hari Soal Perkara Sepele dan Dibuat-buat

Regional
Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Regional
Jasad ABK Indonesia di Freezer Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya Mandor

Jasad ABK Indonesia di Freezer Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya Mandor

Regional
Baduy Masih Boleh Dikunjungi, Ini Permintaan Warga

Baduy Masih Boleh Dikunjungi, Ini Permintaan Warga

Regional
Catatan KSAD soal Klaster Covid-19 di Secapa AD dan Pusdikpom Bandung

Catatan KSAD soal Klaster Covid-19 di Secapa AD dan Pusdikpom Bandung

Regional
Tagihan Listrik Membengkak, Bupati Probolinggo dan Chef Arnold Ngamuk di Medsos, Begini Ceritanya

Tagihan Listrik Membengkak, Bupati Probolinggo dan Chef Arnold Ngamuk di Medsos, Begini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X