BNNP Bengkulu Ringkus Kurir 12 Kg Ganja Pemesanan dari Lapas

Kompas.com - 24/06/2020, 13:21 WIB
BNNP Bengkulu menggelar jumpa pers berhasil ringkus kurir 12 kg ganja ke Lapas KOMPAS.COM/FIRMANSYAHBNNP Bengkulu menggelar jumpa pers berhasil ringkus kurir 12 kg ganja ke Lapas

BENGKULU, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu meringkus kurir Wh dan Pd pembawa 12 kg ganja dan 50 gram sabu dipesan napi dari dalam Lapas Bengkulu.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu, Brigjend Toga H Panjaitan mengatakan sebelum ditangkap kurir tersebut menggunakan travel tujuan Kota Bengkulu dari kurir ini diketahui ganja tersebut akan diantar ke kurir lainya yang telah menunggu di Jalan Padang Jati, kota Bengkulu.

"Awalnya kita tangkap Wh lalu Pd, ditemukan paket ganja 12 kilogram sebanyak 12 paket dan sabu-sabu 50 gram," ujar Toga saat memberikan keterangan di kantor BNNP Bengkulu, Rabu (24/6/2020).

Baca juga: Beli Ganja dari Medan, Seorang Direktur Perusahaan Investasi Ditangkap

Ganja tersebut dipesan dari Lapas, merupakan milik napi Ek dan Hn yang merupakan bandar peredaran narkotika yang dikendalikan dari dalam Lapas Bengkulu. 

Selain para tersangka, diamankan juga dua unit handphone dan uang tunai.

"Ada empat tersangka saat ini yang kita amankan yaitu kurir dan bandar narkoba," jelas Toga.

Keempat tersangka dikenakan UU psikotropika dengan ancaman seumur hidup, BNNP Bengkulu terus akan melakukan pengecekan sejumlah Lapas guna mencegah peredaran markotika di Provinsi Bengkulu.

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Bengkulu, Imam Jauhari mengatakan akan melakukan tindakan pendisiplinan di Lapas Bengkulu.

Baca juga: Orang Misterius Titip Bingkisan ke Petugas Jaga Rutan, Setelah Dibuka Isinya Narkotika

 

Pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap pengunjung yang membesuk napi, karena diduga handphone diselundupkan melalui makanan dan pakaian yang diantar.

"Kita akan merubah pola pemeriksaan agar tidak ada lagi barang yang dilarang bisa masuk ke dalam lapas," kata Imam.

Iman Jauhari mengatakan akan memberikan pengarahan ulang kepada jajarannya agar tidak ada lagi barang yang dilarang masuk bisa masuk ke dalam Lapas, bila ada keterlibatan pihaknya yang melakukan kerja sama dengan para napi akan diberikan sanksi tegas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X