Ada Pengunjung Positif Corona, 43 Kafe dan Lapo Tuak Se-Bandar Lampung Ditutup

Kompas.com - 22/06/2020, 15:07 WIB
Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Bandar Lampung menertibkan puluhan kafe dan lapo tuak di sepanjang Jalan Bypass, Minggu (21/6/2020) malam. Penutupan tersebut lantaran ditemukan satu orang pengunjung lapo tuka terkonformasi positif virus corona. (FOTO: Dok. Diskominfo Kota Bandar Lampung). KOMPAS.com/TRI PURNA JAYAGugus Tugas Penanganan Covid 19 Bandar Lampung menertibkan puluhan kafe dan lapo tuak di sepanjang Jalan Bypass, Minggu (21/6/2020) malam. Penutupan tersebut lantaran ditemukan satu orang pengunjung lapo tuka terkonformasi positif virus corona. (FOTO: Dok. Diskominfo Kota Bandar Lampung).

LAMPUNG, KOMPAS.com – Sebanyak 43 kafe dan lapo tuak di sepanjang Jalan Bypass, Bandar Lampung, ditutup sementara.

Penutupan puluhan tempat hiburan dan kongko itu lantaran satu orang pengunjung lapo tuak terkonfirmasi positif virus corona.

Kepala Badan Satuan Polisi Pamong Praja (Banpol PP) Kota Bandar Lampung Suhardi Syamsi mengatakan, penutupan tempat hiburan itu untuk meminimalisasi penyebaran virus corona.

“Ada instruksi dari wali kota, setelah ada (pasien) yang positif corona di salah satu lapo tuak di Kecamatan Panjang. Jadi ditutup sementara, jangan sampai ada yang bertambah,” kata Suhardi saat dihubungi, Senin (22/6/2020) siang.

Baca juga: Belanja Baju, Pemuda yang Demam Hampir Pingsan di Mal Bandar Lampung

Penutupan tempat hiburan tersebut dimulai dengan menyisir daerah sepanjang Jalan Bypass, khususnya wilayah perbatasan mulai dari Kecamatan Panjang hingga Kecamatan Rajabasa pada Minggu (21/6/2020) malam.

Suhardi mengatakan, dari penyisiran tersebut, ditemukan 43 tempat hiburan, yakni lapo tuak, kafe, dan karaoke yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Suhardi, protokol kesehatan yang harus diterapkan adalah tersedianya tempat cuci tangan, pengecekan suhu tubuh, pengunjung dan pengelola menggunakan masker, serta menjaga jarak.

“Karena juga tidak menerapkan protokol kesehatan, sanksi yang diberikan adalah penutupan sementara,” kata Suhardi.

Baca juga: Beli Bahan Makanan untuk Lebaran, Warga Memenuhi Pasar di Bandar Lampung

Suhardi menambahkan, pihaknya akan terus mengawasi lokasi-lokasi yang sudah ditandai tersebut.

“Jika ternyata masih buka, pemilik atau pengelola akan diproses sesuai ketentuan,” kata Suhardi.

Sejauh ini, hingga 20 Juni 2020, jumlah kasus positif virus corona di Kota Bandar Lampung mencapai 89 orang.

Rinciannya, pasien meninggal sebanyak tujuh orang, 30 orang masih menjalani perawatan dan isolasi, serta 52 orang dinyatakan sembuh.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sederet Fakta Penembakan Mobil Alphard di Solo, Pelaku dan Korban Punya Hubungan Keluarga hingga Dijerat Pasal Pembunuhan

Sederet Fakta Penembakan Mobil Alphard di Solo, Pelaku dan Korban Punya Hubungan Keluarga hingga Dijerat Pasal Pembunuhan

Regional
Bertemu Moeldoko, Ini Permintaan Ridwan Kamil soal Covid-19

Bertemu Moeldoko, Ini Permintaan Ridwan Kamil soal Covid-19

Regional
Ini Mayoritas Usia Pasien Covid-19 yang Meninggal di Kulon Progo

Ini Mayoritas Usia Pasien Covid-19 yang Meninggal di Kulon Progo

Regional
179 Siswa SMK di Jateng Positif Covid-19, Ini Komentar Ganjar

179 Siswa SMK di Jateng Positif Covid-19, Ini Komentar Ganjar

Regional
Hasil Survei Indikator Politika Indonesia Menunjukkan Zairullah-Rusli Unggul, Ini Tanggapan Relawan

Hasil Survei Indikator Politika Indonesia Menunjukkan Zairullah-Rusli Unggul, Ini Tanggapan Relawan

Regional
Pengakuan Sahrul, Kapten Kapal Karam: Kami Terkatung-katung 12 Jam di Laut

Pengakuan Sahrul, Kapten Kapal Karam: Kami Terkatung-katung 12 Jam di Laut

Regional
5 Tenaga Pendidik SMA di Cianjur Terpapar Virus Corona

5 Tenaga Pendidik SMA di Cianjur Terpapar Virus Corona

Regional
Parahnya Banjir di Medan, Mobil Terbawa Air dan Tersangkut di Pagar

Parahnya Banjir di Medan, Mobil Terbawa Air dan Tersangkut di Pagar

Regional
Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Regional
Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Regional
Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Regional
Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya' | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

[POPULER NUSANTARA] "Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya" | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

Regional
Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Regional
Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X