Saat Layani Pasien Covid-19, Perawat Ambruk dan Meninggal, Rekannya Beri Penghormatan Terakhir

Kompas.com - 17/06/2020, 11:53 WIB
Ilustrasi tenaga medis DOK. SHUTTERSTOCKIlustrasi tenaga medis

KOMPAS.com- Seorang perawat pasien Covid-19 di Semen Padang Hospital (SPH) Padang, Sumatera Barat bernama Risa Afrina meninggal dunia.

Risa gugur di tengah tugasnya melayani pasien Covid-19, Selasa (16/6/2020).

Sebagai bentuk solidaritas, rekan-rekan Risa memberi penghormatan khusus dengan berdiri berjajar mengantarnya ke peristirahatan terakhir.

Baca juga: Sebelum Meninggal karena Covid-19, Dokter Ini Sempat Bagikan Catatan: Jangan Curigai Kami Mengada-ada dengan Corona

Berawal terjatuh saat layani pasien

Ilustrasi pasien positif Covid-19, terinfeksi virus coronaShutterstock Ilustrasi pasien positif Covid-19, terinfeksi virus corona
Direktur Utama SPH Farhan Abdullah mengemukakan, Risa tiba-tiba ambruk ketika melayani pasien Covid-19, Selasa (16/6/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.

"Saat bertugas, almarhumah tiba-tiba terjatuh," kata Farhan.

Hal itu pertama kali diketahui oleh pasien.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Salah seorang pasien memberi tahu petugas dan kemudian dilakukan tindakan, namun nyawanya tak dapat ditolong," ujar Farhan.

Risa diduga meninggal lantaran terkena serangan jantung.

Menurut Farhan, kecil kemungkinan Risa tertular Covid-19 karena baru bekerja tiga hari melayani pasien Covid-19.

Namun, pihak rumah sakit memastikan tetap melakukan tes swab untuk mengetahui kondisi Risa.

Baca juga: Viral Video Perawat Covid-19 Meninggal, Diberi Penghormatan Terakhir

Ilustrasi tenaga medis(KOMPAS.com/WALDA MARISON) Ilustrasi tenaga medis

Penghormatan khusus rekan sejawat

Meninggalnya Risa adalah duka mendalam bagi rekan-rekan sejawatnya.

Sebab, Risa telah berjuang melawan Covid-19 dengan merawat para pasien.

"Dia sudah ikut berjuang melawan Covid-19. Ini menjadi semangat bagi tenaga kesehatan lainnya untuk sama-sama berjuang melawan Covid-19 ini," tutur Farhan.

Di hari pemakaman Risa, rekan-rekan sesama tenaga medis memberikan penghormatan khusus.

Puluhan rekan sejawat berdiri berjajar sambil menunggu mobil ambulans jenazah Risa.

Baca juga: Kisah-kisah Perawat Melawan Aniaya dan Stigma di Tengah Pandemi Corona, Diancam Pecahan Kaca dan Jenazah Ditolak Warga

Video penghormatan viral

Ilustrasi peti mati.SHUTTERSTOCK Ilustrasi peti mati.
Video penghormatan terakhir jenazah Risa rupanya menyita perhatian warganet.

Video berdurasi 59 detik itusalah satunya diunggah oleh akun Instagram @pdg24jam.

Diawali gambar ucapan belasungkawa, video kemudian memperlihatkan warga mengangkat peti jenazah Risa.

Tampak pula puluhan tenaga kesehatan berdiri berjajar memberi penghormatan terakhir saat mobil ambulans yang mengangkut jenazah Risa berlalu.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Padang, Perdana Putra | Editor: Abba Gabrilin)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X