BANYUMAS, KOMPAS.com- Setelah sekian lama berstatus zona merah, penyebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kini telah mengalami penurunan yang signifikan.
Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, berdasarkan rilis dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri, Kabupaten Banyumas masuk dalam kategori zona hijau penyebaran Covid-19.
"Alhamdulillah dapat mencapai zona hijau atau risiko rendah. Tetapi saya ingin mengingatkan, kita harus tetap waspada, hati-hati," kata Husein melalui sebuah video, Selasa (16/6/2020).
Baca juga: Geger Babi Hutan Aneh di Banyumas, Gemar Makan Nasi dan Teh, Berjari Seperti Ayam, Ini Kata Ahli
Husein menyebut masih terdapat beberapa pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 yang lebih luas.
"Pertama soal Klaster Gowa, dari 36 yang terkonfirmasi positif, 34 di antaranya sudah sembuh dan dua orang lainnya belum sembuh," jelas Husein.
Kemudian klaster Sokawera, Kecamatan Cilongok dan klaster Tiparkidul, Kecamatan Ajibarang.
Berdasarkan hasil tracing, di wilayah Sokawera terdapat satu orang positif dan Tiparkidul terdapat tiga orang positif.
"Walaupun micro lockdown sudah kita buka, tapi masih perlu pengamatan selama 14 hari, kira-kira sampai 25 Juni. Apabila tidak muncul lagi (kasus baru), sudah betul-betul kita tutup (kasusnya)," ujar Husein.
Baca juga: Tambah 2, Total 70 Warga Banyumas Positif Corona
Selain itu, kata Husein, klaster terakhir yang perlu diwaspadai ialah Kecamatan Kebasen.
Di wilayah tersebut terdapat tiga orang dalam satu keluarga yang positif Covid-19, yaitu seorang nenek, anak, dan cucu.
"Belum lama ini kita swab tetangga semuanya, dan hasilnya belum keluar, baru akan keluar kira-kira hari Rabu pekan ini. Kalau kita dapat menyelesaikan ini semua, maka kita dapat berlega hati bahwa kita zona hijau," kata Husein.
Berdasarkan data terbaru, hingga saat ini terdapat 70 pasien positif dengan rincian, 58 pasien sembuh, delapan pasien dirawat, dan empat pasien meninggal dunia.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.