Kompas.com - 13/06/2020, 14:02 WIB
Pintu eks-wisata Kampung Gajah. KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANAPintu eks-wisata Kampung Gajah.

BANDUNG, KOMPAS.com- Setelah dinyatakan pailit pada 2017, wajah eks kawasan wisata Kampung Gajah, Cihideung, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat terkesan horor di media sosial.

Bahkan, ada yang menyamakan seperti kota hantu seperti akun instagram @damastik_klvb.

Banyaknya berita tentang keangkeran Kampung Gajah menimbulkan efek negatif.

Baca juga: Kampung Gajah Viral di TikTok, Dulu Tempat Wisata yang Ramai Wisatawan

Salah satunya untuk 10 orang petugas keamanan yang harus menjaga area seluas 68 hektare.

"Gara-gara banyak berita di media sosial saya sering ditegur kurator," kata Yana Supriatna (41), Komandan Regu Sekuriti Kampung Gajah saat ditemui di pintu masuk eks kawasan wisata Kampung Gajah, Sabtu (13/6/2020).

Yana mengatakan, setelah dinyatakan pailit lahan Kampung Gajah diupayakan terjual dengan harga bagus untuk menutup utang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kasihan investor yang mau beli aset Kampung Gajah karena takut jadi mundur. Sekarang sudah masuk sistem lelang," jelas Yana.

Baca juga: Di Masa Jaya, Kampung Gajah Bandung Punya 30 Wahana Bermain

Yana memastikan foto-foto dan video yang beredar di media sosial  diambil dengan cara sembunyi-sembunyi, masuk lewat pintu pintu masuk yang cukup banyak.

Pintu eks-wisata Kampung Gajah.KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANA Pintu eks-wisata Kampung Gajah.

Menurut Yana, regunya tidak mampu menjaga seluruh titik perbatasan area Kampung Gajah dengan lahan atau perkampungan warga sekitar.

"Kami hanya menjaga fokusnya di gerbang utama, aset bawah, waterboom sama gedung kantor," tuturnya.

Baca juga: Penjualan Aset Kampung Gajah Diprediksi Bisa Tutupi Utang

Selain itu, Yana juga tidak kuasa berbuat banyak dengan warga sekitar yang masuk tanpa izin.

"Kalau di dalam misalkan ketangkep mencuri, mengambil besi, beda lagi urusan. Kalau cuma foto-foto kan enggak ada pidana. Kita masih ada toleransinya karena kalau enggak kerja sama dengan warga nanti kami sulit. Kita baik-baik dengan warga bagaimana caranya kondusifkan area Kampung Gajah," imbuhnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X