Asyik Nongkrong di Kafe Saat Masa Transisi, Ternyata Reaktif Ketika Rapid Test Covid-19

Kompas.com - 05/06/2020, 10:52 WIB
Sejumlah pengujung di salah satu kafe di Kota Malang menjalani rapid test virus corona baru atau Covid-19 saat patroli gabungan yang digelar Forkopimda Kota Malang pada Kamis (4/6/2020). SURYAMALANG/HUMAS PEMKOT MALANGSejumlah pengujung di salah satu kafe di Kota Malang menjalani rapid test virus corona baru atau Covid-19 saat patroli gabungan yang digelar Forkopimda Kota Malang pada Kamis (4/6/2020).

KOMPAS.com - Forkopimda Kota Malang kembali menggelar patroli di sejumlah pusat keramaian, kafe, dan warung kopi, di Kawasan Sudimoro, Kota Malang, Kamis (4/6/2020).

Dalam operasi itu, masih banyak pemuda yang asyik nongkrong di warung kopi.

Petugas yang menggelar patroli pun melakukan rapid test virus corona baru atau Covid-19 terhadap 86 pemuda yang sedang asyik nongkrong.

Hasilnya, 80 pemuda dinyatakan nonreaktif berdasarkan rapid test Covid-19. Sedangkan enam pemuda reaktif.

Wali Kota Malang Sutiaji yang ikut dalam patroli itu langsung memerintahkan enam pemuda itu melakukan karantina mandiri.

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 Tertua di Indonesia Itu Tak Pernah Keluar Rumah...

Selama karantina, pemuda itu akan diawasi petugas kelurahan dan tenaga medis dari puskesmas setempat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami anjurkan untuk melakukan karantina mandiri. Apabila dinyatakan tidak disiplin atau tidak mampu melaksanakan karantina secara ketat maka mereka akan kami masukkan ke rumah isolasi yang telah kami sediakan," kata Sutiaji seperti dikutip dari Suryamalang.com, Kamis (4/6/2020).

Wali Kota Malang juga menindak pemilik kafe yang ramai dikunjungi pemuda itu.

Pemilik diminta menutup kafe tersebut selama tiga hari. Pemkot Malang akan menyemprotkan cairan disinfektan di kafe tersebut.

"Ke depan, cafe ini diperbolehkan buka kembali, namun harus melaksanakan protokol kesehatan secara ketat, para pegawainya pun diwajibkan untuk menggunakan masker, sarung tangan dan face shield," jelas Sutiaji.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X