Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Kompas.com - 30/05/2020, 19:50 WIB
Ilustrasi Online Learning DOK. PIXABAYIlustrasi Online Learning

 

PONTIANAK, KOMPAS.com - Pasangan suami istri ( pasutri) muda, yang masing-masing berinisial MS (26) dan EE (19) ditangkap aparat kepolisian.

Keduanya diduga bekerja sama melakukan penipuan dengan menjual kulkas di media sosial.

Kasat Reskrim Polres Mempawah Iptu M Resky Rizal mengatakan, penangkapan pasutri tersebut setelah adanya laporan korban penipuan berinisial RR (22) kepada pihak kepolisian.

"Kedua tersangka sudah diamankan di rumahnya di Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak," kata Rizal, Sabtu (30/5/2020).

Baca juga: Tipu Rekannya, Pria Ini Habiskan Modal Bisnis Masker di Meja Judi

Rizal menjelaskan, kasus tersebut bermula Minggu (17/5/2020) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, korban RR membuat unggahan di Facebook untuk mencari orang menjual kulkas.

Tak lama kemudian, salah satu pelaku mengirim pesan pribadi kepada korban dan menawarkan sebuah kulkas bekas.

"Setelah ada negosiasi, harga kulkas disepakati senilai Rp 700.000. Korban pun segera mengirim uang tersebut," ujar Rizal.

Baca juga: Jalan Panjang Polisi Gadungan Tipu dan Culik Bocah SMP demi Handphone

Namun, setelah uang dikirim, kulkas tersebut tak pernah diterima korban. Dan perkara itu, langsung dilaporkan ke Polres Mempawah.

Rizal melanjutkan, dalam penyelidikan yang dilakukan, diketahui terduga pelaku penipuan berasal dari Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Dan langsung ditangkap.

"Modusnya sementara karena keterbatasan ekonomi. Dari pemeriksaan, kedua pelaku mengaku uang hasil penipuan tersebut digunakan untuk keperluan sehari-hari," ujar Rizal.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Regional
Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Regional
Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X