Tambah 3 Orang Positif Covid-19 di Garut, Satu Desa Dikarantina, Satu Kecamatan PSBB

Kompas.com - 29/05/2020, 14:09 WIB
Seorang Satgas Covid-19 Desa Cigedug, Garut, Jawa Barat, menjaga salahsatu pintu masuk ke kampung yang diisolasi mandiri, Selasa (22/04/2020) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGSeorang Satgas Covid-19 Desa Cigedug, Garut, Jawa Barat, menjaga salahsatu pintu masuk ke kampung yang diisolasi mandiri, Selasa (22/04/2020)

GARUT, Kompas.com – Kasus positif Covid-19 di Garut bertambah tiga orang.

Ketiga orang yang dikonfirmasi positif Covid-19 tersebut berasal dari Kecamatan Selaawi yang masih satu keluarga yaitu ibu dan dua orang anaknya.

“Kasus konfirmasi 3 orang dari Kecamatan Selaawi awalnya berstatus OTG (Orang Tanpa Gejala), yaitu KC 14 seorang wanita usia 41 tahun, KC 15 anak laki-laki usia 15 tahun dan KC 16 anak laki-laki usia 8 tahun,” jelas Ricky Rizky Darajat, juru bicara tim penanganan Covid-19 Pemkab Garut lewat keterangan tertulisnya, Jumat (29/05/2020).

Menindaklanjuti hal tersebut, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman menyampaikan, Pemkab Garut mengambil kebijakan pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kecamatan Selaawi dan karantina wilayah Desa Samida, Kecamatan Selaawi.

Baca juga: Bukan New Normal, Garut Terapkan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

“Kami sudah melakukan pembahasan, sesuai instruksi pusat dan provinsi, mulai hari ini akan dilakukan PSBB di Kecamatan Selaawi dan Karantina di Desa Samida,” jelas Helmi.

Rencana karantina satu desa ini, menurut Helmi secara pastinya akan dilakukan kajian mitigasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, yang sudah pasti akan dikarantina di Desa Samida adalah satu dusun yang didiami oleh 560 Kepala Keluarga (KK).

“Tapi nanti petugas kesehatan melakukan tracing ke kampung-kampung lain, kalau misalkan memang harus dikarantina, akan dikarantina, jadi lihat hasil tracing dari petugas kesehatan dulu,” jelasnya, Jumat (29/05/2020) di Kecamatan Selaawi.

Baca juga: 14 Kecamatan di Garut Memberlakukan PSBB Mulai 6 Mei 2020

Ketiga warga tersebut terpapar Covid-19 dari transmisi lokal dan pasiennya saat ini sudah langsung diisolasi. Selain itu, tingkat pertumbuhan ODP dan PDP pun terbilang tinggi di desa tersebut.

Helmi mengingatkan, pemberlakukan PSBB di Kecamatan Selaawi dilakukan untuk membatasi aktivitas warga. PSBB akan dilakukan selama 14 hari ke depan, begitu pula karantina bagi Desa Samida.

“PSBB, aktivitas warga dibatasi, terutama malam, sudah tidak boleh keluar. Kenapa malam saya sangat keras, karena kalau malam itu virus berkembang baik. Kalau siang (bisa) mati oleh sinar matahari, daya tahan tubuh juga turun di malam hari,” jelas Helmi yang juga seorang dokter.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.