Rekonstruksi Tewasnya Siswi SMP yang Ditemukan Tinggal Kerangka di Jambi, Tersangka Mengaku Awalnya Tak Berniat Membunuh

Kompas.com - 13/05/2020, 09:21 WIB
Polres Tanjung Jabung Barat bersama dengan Kejaksaan Negeri Jambi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Inah. (Tribun Jambi/ Samsul Bahri) Polres Tanjung Jabung Barat bersama dengan Kejaksaan Negeri Jambi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Inah. (Tribun Jambi/ Samsul Bahri)

KOMPAS.com- Polres Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) dan Kejaksaan Negeri Jambi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan I, siswi SMP yang ditemukan tinggal kerangka di perkebunan sawit.

Dalam rekonstruksi yang dilaksanakan Selasa (12/5/2020) itu, ada 22 adegan yang diperagakan. Termasuk adegan menuju tempat pembunuhan yang diklaim oleh tersangka dipilih secara spontan.

Pengakuan tersangka, awalnya dirinya tak berniat membunuh korban.

Reka adegan tersebut dipimpin Kasatreskrim Polres Tanjabbar AKP Jan Manto Hasiholan dan Kasi Pidum Kejari Tanjabbar Novan Harpanta.

Rekonstruksi juga dihadiri Kepala Kajari Tanjabbar Tri Joko dan Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro.

Baca juga: Siswi SMP Dibunuh dan Ditemukan Tinggal Kerangka, Pelaku Tertangkap dari Like Facebook Korban

Bertemu

Ilustrasi PembunuhanJITET Ilustrasi Pembunuhan
Rekonstruksi pembunuhan diawali dengan adegan pertemuan tersangka FR dan korban.

Mereka berjanji bertemu di pinggir jalan di Kecamatan Bentara, Kabupaten Tanjabbar sekitar pukul 14.00 WIB.

FR menggunakan sepeda motornya, sedangkan I juga menaiki sepeda motornya sendiri.

Dari titik awal bertemu, mereka menuju ke perkebunan kelapa sawit sekitar 30 menit kemudian.

Tersangka dan korban lalu masuk ke areal perkebunan hingga berjalan sekitar 500 meter.

Pengakuan tersangka, dia baru sekali masuk ke area tersebut saat membunuh I. FR mengklaim lokasi pembunuhan dipilih secara spontan.

"Saya baru sekali ke sini, kalau lewat sini sering," kata F menjawab pertanyaan Kasipidum Kejari Tanjab Barat, Novan Harpanta, yang hadir dalam rekonstruksi tersebut, seperti dilansir Tribun Jambi.

Pertemuan itu, kata FR, dilakukan untuk membicarakan utang korban kepadanya sebanyak Rp 250.000,00.

"Awalnya saya ajak ketemuan dak jadi, seminggu di-chatting dak dibalas-balas. Jadi kemudian saya ngomong gini. Ketemuan aja, ngomong baik-baik. Iya dia (korban) nurut aja saya ajak ke sini," ungkap dia.

Baca juga: Ini Motif Sopir Bunuh Siswi SMP di Jambi yang Ditemukan Tinggal Kerangka, Padahal Baru Seminggu Berkenalan

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Penyebab Angka Kematian akibat Covid-19 di Malang di Atas Rata-rata Nasional

Ini Penyebab Angka Kematian akibat Covid-19 di Malang di Atas Rata-rata Nasional

Regional
Video Viral Buaya 4,5 Meter Dibawa Pakai Buldoser, Gagal Dievakuasi dan Mati karena Aturan Adat

Video Viral Buaya 4,5 Meter Dibawa Pakai Buldoser, Gagal Dievakuasi dan Mati karena Aturan Adat

Regional
Anggota Polsek Bandara Supadio Pontianak Diperiksa Mabes Polri Terkait Djoko Tjandra

Anggota Polsek Bandara Supadio Pontianak Diperiksa Mabes Polri Terkait Djoko Tjandra

Regional
Pasien Positif Covid-19 Tewas, Loncat dari Lantai 12 Rumah Sakit

Pasien Positif Covid-19 Tewas, Loncat dari Lantai 12 Rumah Sakit

Regional
WN Jepang Jadi Korban Pencurian, Uang 1 Juta Yen Hilang di Penginapan

WN Jepang Jadi Korban Pencurian, Uang 1 Juta Yen Hilang di Penginapan

Regional
Bapak dan Anak Di-'blacklist' karena Daki Gunung Slamet, Ketahuan dari FB

Bapak dan Anak Di-"blacklist" karena Daki Gunung Slamet, Ketahuan dari FB

Regional
Kereta Api Pariwisata Kembali Dioperasikan, Perhatikan Ketentuannya

Kereta Api Pariwisata Kembali Dioperasikan, Perhatikan Ketentuannya

Regional
Kala 'Punakawan' Beraksi di Solo, Ajak Warga Tak Golput

Kala "Punakawan" Beraksi di Solo, Ajak Warga Tak Golput

Regional
Tak Punya 'Smartphone', Siswa SMP Ini Belajar Sendirian di Lab Komputer Sekolah

Tak Punya "Smartphone", Siswa SMP Ini Belajar Sendirian di Lab Komputer Sekolah

Regional
Speedboat Terseret ke Bawah Tongkang Batu Bara, 5 Penumpang Hilang

Speedboat Terseret ke Bawah Tongkang Batu Bara, 5 Penumpang Hilang

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Agustus 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Agustus 2020

Regional
Nekat Daki Gunung Slamet Saat Status Waspada, Bapak dan Anak Ini 'Di-blacklist'

Nekat Daki Gunung Slamet Saat Status Waspada, Bapak dan Anak Ini "Di-blacklist"

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Agustus 2020

Regional
3 Pria Mengaku Polisi Berpangkat AKBP dan Peras Anggota DPRD

3 Pria Mengaku Polisi Berpangkat AKBP dan Peras Anggota DPRD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X