Pulang, Perempuan 62 Tahun di Bima Sembuh dari Covid-19 Dapat Karangan Bunga dan Disambut Shalawat

Kompas.com - 29/04/2020, 17:07 WIB
Pasien positif corona telah dinyatakan sembuh setelah kurang lebih dua pekan di rawat di RSUD Bima. Ia kembali ke rumahnya untuk melakukan isolasi mandiri. KOMPAS.COM/SYARIFUDINPasien positif corona telah dinyatakan sembuh setelah kurang lebih dua pekan di rawat di RSUD Bima. Ia kembali ke rumahnya untuk melakukan isolasi mandiri.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Pasien 01 Kota Bima dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah empat kali berturut-turut tes swab menunjukkan hasil negatif

Pasien adalah seorang perempuan berusia 62 tahun yang menjalani perawatan selama 2 minggu di RSUD Bima. Ia adalah warga Kelurahan Monggonao, Kota Bima.

Ia kemudian diperbolehkan pulang dari rumah sakit pada Rabu (29/4/2020) dan melakukan isolasi mandiri di rumahnya.

Saat perempuan tersebut pulang, tenaga medis berjajar di depan pintu kamar tempat pasien dirawat.

Baca juga: Untuk Pertama Kali, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Jakarta Lampaui Pasien Meninggal

Mereka berdiri dengan mengatur jarak sesuai protokol kesehatan.

Suasana haru sangat terasa saat kepulangan perempuan 62 tahun tersebut diiringi dengan pembacaan shalawat.

Selain tim kesehatan, Sekda Pemkot Bima dan sejumlah pejabat juga ikut menyambut kepulangan pasien yang telah dinyatakan sembuh.

Pasien tersebut juga mendapatkan karangan bunga dari para tenaga medis.

Baca juga: Dengan Suara Bergetar, Perempuan 62 Tahun yang Sembuh Corona Sampaikan Ini

Sang pasien bercerita, selama dirawat di ruang isolasi ia sering berdoa dan meyakini bahwa bisa sembuh.

"Selama isolasi, saya selalu berdoa dan meyakini harus sembuh dari penyakit ini. Alhamdulillah, sekarang saya sehat dan diperbolehkan pulang," ujar dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Regional
Pesona Mata Biru dari Siompu

Pesona Mata Biru dari Siompu

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Regional
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X