Seorang Terduga Teroris Tewas dalam Kontak Tembak dengan Polisi di Poso

Kompas.com - 27/04/2020, 19:41 WIB
Kapolda Sulteng Irjen Pol Syafril Nursal (tengah) didampingi Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto (kanan) dan kiri karo SDM Polda Sulteng Kombes Pol Harry Hariadi dalam jumpa pers di RS Bhayangkara Polda Sulteng di Palu, Senin (27/4/2020). 
Kapolda Sulteng Irjen Pol Syafril Nursal (tengah) didampingi Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto (kanan) dan kiri karo SDM Polda Sulteng Kombes Pol Harry Hariadi dalam jumpa pers di RS Bhayangkara Polda Sulteng di Palu, Senin (27/4/2020).

KOMPAS.com- Seorang terduga teroris kelompok Mujahidin Indonesia Timur ( MIT) tewas dalam kontak tembak dengan Satuan Tugas Tinombala di Pegunungan Padopi, Poso, Sulawesi Tengah.

Kontak tembak itu terjadi pada Sabtu (25/4/2020) sekitar 15.40 Wita.

Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Syafril Nursal mengatakan, seorang terduga anggota kelompok teroris pimpinan Ali Kalora yang tewas berinisial RJ.

"Berdasarkan data kami, dia ini berasal dari Ambon, Maluku, yang kemudian bergabung di Poso," kata Syafril dalam konferensi pers di Rumah Sakit Bhayangkara Palu, Senin (27/4/2020).

Baca juga: Dua Teroris Penembak Polisi di Poso Sempat Lempar Bom Molotov

Menurut Syafril, saat kontak tembak terjadi RJ tidak sendiri. Ada beberapa terduga teroris lainnya yang terlibat tembak menembak dengan anggota Satgas Tinombala saat itu.

Namun, hanya RJ yang tertembak dan ditemukan jasadnya. Sedangkan terduga anggota MIT lainnya dapat melarikan diri.

Syafril mengatakan, anggota Satgas Tinombala kesulitan mengejar terduga anggota MIT yang terlibat dalam tembak menembak itu karena cuaca mulai gelap dan medan curam.

"Jadi saat terjadi kontak tembak mereka melarikan diri ke jurang. Namun tim kita sampai hari ini terus memburu mereka, kita terus kejar, mudah-mudahan ada yang dapat lagi," katanya.

Baca juga: Penembakan Polisi di Poso: Ditembak dari Belakang, Dua Pelaku Tewas, Pelaku dari Kelompok MIT

Saat ini jenazah RJ masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Palu. Polisi akan memakamkan RJ di Palu jika tidak ada keluarga yang mengambil jenazah.

"Namun kita tetap komunikasikan dengan keluarga," kata Syafril.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Tewasnya Perempuan Tanpa Busana di 'Homestay' Bali

Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Tewasnya Perempuan Tanpa Busana di "Homestay" Bali

Regional
Penumpang KM Dobonsolo Tujuan Ambon Terjatuh ke Laut, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Penumpang KM Dobonsolo Tujuan Ambon Terjatuh ke Laut, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Regional
Pengungsi Banjir Menginap di Kandang Ayam, Bupati Tanah Laut Sebut Mereka Tak Mau Pindah

Pengungsi Banjir Menginap di Kandang Ayam, Bupati Tanah Laut Sebut Mereka Tak Mau Pindah

Regional
Barter Tanam Hias dengan Rumah, Hidmat: Dibilang Pencitraan, Padahal Saya Bukan Politikus

Barter Tanam Hias dengan Rumah, Hidmat: Dibilang Pencitraan, Padahal Saya Bukan Politikus

Regional
Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Regional
DPR RI Soroti Penolakan Digitalisasi Aksara Jawa oleh Lembaga Internet Dunia

DPR RI Soroti Penolakan Digitalisasi Aksara Jawa oleh Lembaga Internet Dunia

Regional
Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di 'Homestay', Diduga Dibunuh

Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di "Homestay", Diduga Dibunuh

Regional
Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Regional
Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Regional
Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Regional
Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Regional
Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 36 kali Guguran Lava Pijar

Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 36 kali Guguran Lava Pijar

Regional
Rumah Terendam Banjir, Bayi Berusia Sehari Dievakusi Gunakan Perahu, Ibu: Tidak Bisa Lagi Bertahan

Rumah Terendam Banjir, Bayi Berusia Sehari Dievakusi Gunakan Perahu, Ibu: Tidak Bisa Lagi Bertahan

Regional
Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Manado, Evakuasi dengan Cara Manual

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Manado, Evakuasi dengan Cara Manual

Regional
Barter Rumah Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Pengusaha di Garut Ngaku Dinyiyiri Netizen

Barter Rumah Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Pengusaha di Garut Ngaku Dinyiyiri Netizen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X