Calon Penumpang di Bandara Depati Amir Diminta Hubungi Maskapai

Kompas.com - 24/04/2020, 18:01 WIB
Bandara Depati Amir Pangkal Pinang Kepulauan Bangka Belitung. KOMPAS.com/HERU DAHNURBandara Depati Amir Pangkal Pinang Kepulauan Bangka Belitung.

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, hanya melayani penerbangan komersial hingga hari ini, Jumat (24/4/2020).

Penutupan penerbangan untuk penumpang umum mulai diberlakukan pada Sabtu (25/4/2020) besok.

Hal itu sesuai kebijakan pemerintah pusat terkait upaya memutus penyebaran virus corona atau Covid-19.

Baca juga: Pelanggaran PSBB Sumbar Mulai dari Pengendara hingga Shalat Berjemaah

Eksekutif General Manager Angkasa Pura II Bandara Depati Amir Muhammad Syahril mengatakan, penerbangan terakhir hari ini hingga pukul 23.59 WIB.

Sebab, hari ini masih dalam masa penyesuaian dan sosialisasi terkait aturan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020.

Aturan terkait pengendalian mudik itu melarang warga untuk bepergian menggunakan pesawat hingga 31 Mei 2020.

Baca juga: Mulai 25 April 2020, Bandara Hang Nadim Batam Hentikan Penerbangan

Sementara itu, bagi para calon penumpang yang sedianya akan berangkat melalui Bandara Depati Amir, diminta untuk menghubungi masing-masing maskapai.

"Besok mulai berlaku tanpa penerbangan. Bagi yang terlanjur pesan tiket, bisa refund ke maskapai bersangkutan," kata Syahril di Bandara Depati Amir, Jumat.

Baca juga: Kabupaten Bogor Kekurangan Tenaga Medis, Pasien Dirujuk ke Jakarta

Dia menuturkan, operasional Bandara tetap dibuka sesuai jam kerja.

Namun, pihaknya hanya melayani penerbangan khusus untuk logistik dan keperluan darurat.

"Logistik dan kargo tetap dilayani sesuai jam kerja," ujar dia.

Ada pun maskapai yang masih beroperasi pada Jumat ini yakni Batik Air dengan tujuan Jakarta - Pangkalpinang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Pesepeda di Sleman Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes

3 Pesepeda di Sleman Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes

Regional
Ada 1,9 Juta Pemilih Milenial dan 3.989 Difabel di Pilkada Banten

Ada 1,9 Juta Pemilih Milenial dan 3.989 Difabel di Pilkada Banten

Regional
Polisi Tangkap Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya di Depan Panti Asuhan

Polisi Tangkap Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya di Depan Panti Asuhan

Regional
Cerita 11 Tahun Susuri Setapak di Hutan Belantara Kalimantan demi Mengajar...

Cerita 11 Tahun Susuri Setapak di Hutan Belantara Kalimantan demi Mengajar...

Regional
Proses Hukum Pelaku Perusakan Mesin ATM BRI Dihentikan Polisi, Ini Alasannya

Proses Hukum Pelaku Perusakan Mesin ATM BRI Dihentikan Polisi, Ini Alasannya

Regional
Tak Ada Kasus Covid-19 Baru di Mataram Selama 6 Hari, Gugus Tugas: Semoga Terus Bertahan

Tak Ada Kasus Covid-19 Baru di Mataram Selama 6 Hari, Gugus Tugas: Semoga Terus Bertahan

Regional
Jejak Perjalanan Warga Rohingnya yang Terdampar di Aceh, Berlayar dari Bangladesh dengan Tujuan Akhir Malaysia

Jejak Perjalanan Warga Rohingnya yang Terdampar di Aceh, Berlayar dari Bangladesh dengan Tujuan Akhir Malaysia

Regional
Viral, Video Wisatawan Lompat dari Tebing Saat Gelombang Tinggi

Viral, Video Wisatawan Lompat dari Tebing Saat Gelombang Tinggi

Regional
Penahanan Warganet yang Ancam Bunuh Dokter dan Polisi Ditangguhkan, Ini Alasannya...

Penahanan Warganet yang Ancam Bunuh Dokter dan Polisi Ditangguhkan, Ini Alasannya...

Regional
Masyarakat Boyolali Hanya Diizinkan Gelar Pernikahan 'Drive-Thru'

Masyarakat Boyolali Hanya Diizinkan Gelar Pernikahan "Drive-Thru"

Regional
Cegah Pernikahan Dini di Mataram, Paslon Selly-Manan Akan Buat Balai Mediasi di Kelurahan

Cegah Pernikahan Dini di Mataram, Paslon Selly-Manan Akan Buat Balai Mediasi di Kelurahan

Regional
Penjelasan Bank di Salatiga yang Dilaporkan karena Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib

Penjelasan Bank di Salatiga yang Dilaporkan karena Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib

Regional
Siswi SMA Diduga Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya, Terbongkar dari Ditemukannya Sebuah Buku Catatan

Siswi SMA Diduga Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya, Terbongkar dari Ditemukannya Sebuah Buku Catatan

Regional
Berburu Tenun Cual Kuno, Mengunci Sejarah, Merawat Tradisi

Berburu Tenun Cual Kuno, Mengunci Sejarah, Merawat Tradisi

Regional
Temukan Alamat dan Puisi, Polisi Amankan Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya

Temukan Alamat dan Puisi, Polisi Amankan Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X