Klaster Ijtima Ulama Sedunia di Gowa Dominasi Penyebaran Covid-19 di NTB

Kompas.com - 20/04/2020, 20:00 WIB
Salah satu peserta Ijtima Ulama Dunia 2020 meninggal di lokasi tablik akbar Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan Jumat, (20/3/2020). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Salah satu peserta Ijtima Ulama Dunia 2020 meninggal di lokasi tablik akbar Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan Jumat, (20/3/2020).

MATARAM, KOMPAS.com - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB Ahsanul Khalik mengatakan, penyebaran Covid-19 di NTB didominasi dari klaster Ijtima Ulama Sedunia yang digelar di Gowa, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu.

"Hingga 19 April, klaster Gowa masih menjadi klaster paling aktif dalam penyebaran Covid-19 di NTB," kata Ahasanul saat dikonfirmasi, Senin (20/4/2020).

Baca juga: Sederet Fakta Penyebaran Corona dari Klaster Ijtima Ulama Gowa

Ahsanul menjelaskan, lebih dari setengah pasien positif Covid-19 di NTB, sebelumnya merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Gowa.

"Dari total 72 orang terkonfirmasi positif, 40 pasien atau sebanyak 55 persen tergolong klaster Gowa," kata Ahasanul.

Selain klaster Gowa, penyebaran Covid-19 juga berasal dari klaster Bogor, Jakarta, Sukabumi, Madura, dan luar negeri.

Data hingga Minggu (19/4/2020), tercatat ada 77 kasus positif Covid-19 di NTB, dengan 57 orang masih dalam perawatan, 11 orang sembuh, dan 4 orang meninggal dunia.

Baca juga: Sekeluarga di Banyumas Positif Corona, 1 Pasien Pernah Ikut Ijtima Ulama Gowa

Sedangkan PDP tercatat berjumlah 168 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) 925 orang.

Adapun sebaran kasus positif Covid-19, yaitu di Mataram 23 kasus, Lombok Barat 8 kasus, Lombok Tengah 6 kasus, Lombok Timur 10 kasus, dan Lombok Utara 3 kasus.

Sedangkan di Pulau Sumbawa, berjumlah 5 kasus yang berada di Kabupaten Sumbawa Besar, dan 2 kasus di Kota Bima.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua Komisi X: Para Siswa Sudah Rindu Suasana Sekolah

Ketua Komisi X: Para Siswa Sudah Rindu Suasana Sekolah

Regional
Polisi Sebut Warga yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK Diduga Masih Ada Hubungan Keluarga

Polisi Sebut Warga yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK Diduga Masih Ada Hubungan Keluarga

Regional
49 Tenaga Medis RSUD Wonogiri Sembuh, 30 Orang Menunggu Hasil Swab

49 Tenaga Medis RSUD Wonogiri Sembuh, 30 Orang Menunggu Hasil Swab

Regional
Kontroversi Jerinx SID di Media Sosial hingga Berujung Laporan Polisi

Kontroversi Jerinx SID di Media Sosial hingga Berujung Laporan Polisi

Regional
3 Hari Pelarian Warga Jombang Positif Covid-19 di Pontianak, Menggelandang ke Hutan karena Ditolak Teman

3 Hari Pelarian Warga Jombang Positif Covid-19 di Pontianak, Menggelandang ke Hutan karena Ditolak Teman

Regional
Polisi Amankan 2 Orang yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK, Petugas Dipukuli dan Mobil Digulingkan

Polisi Amankan 2 Orang yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK, Petugas Dipukuli dan Mobil Digulingkan

Regional
Jalan Kaki Mengelilingi Batas Desa, Tradisi Unik Masyarakat Indramayu

Jalan Kaki Mengelilingi Batas Desa, Tradisi Unik Masyarakat Indramayu

Regional
927 Orang Langgar Protokol Kesehatan di Fasilitas Publik Pemprov Jabar

927 Orang Langgar Protokol Kesehatan di Fasilitas Publik Pemprov Jabar

Regional
Wakil Ketua Komisi IV: Pemerintah Sebaiknya Ikuti Rekomendasi PBNU Hentikan Ekspor Benih Lobster

Wakil Ketua Komisi IV: Pemerintah Sebaiknya Ikuti Rekomendasi PBNU Hentikan Ekspor Benih Lobster

Regional
Satu Keluarga Guru SMPN 11 di Kota Madiun Positif Corona

Satu Keluarga Guru SMPN 11 di Kota Madiun Positif Corona

Regional
Tepergok Curi Sepatu, Seorang Pemuda Nyaris Diamuk Warga

Tepergok Curi Sepatu, Seorang Pemuda Nyaris Diamuk Warga

Regional
Saat Mbah Paniyem Terharu di Depan Ganjar: Seneng Sekali Pak, Dulu Gelap, Cuma Pakai Lilin

Saat Mbah Paniyem Terharu di Depan Ganjar: Seneng Sekali Pak, Dulu Gelap, Cuma Pakai Lilin

Regional
'Waktu Saya Kontraksi Bahkan Bayinya Sudah Terlihat, Petugas Tak Menghiraukan, Bilangnya Nanti'

"Waktu Saya Kontraksi Bahkan Bayinya Sudah Terlihat, Petugas Tak Menghiraukan, Bilangnya Nanti"

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Kacung WHO' dan Pengakuan Jerinx | Rp 1 Miliar untuk Lawan Gibran-Teguh

[POPULER NUSANTARA] "Kacung WHO" dan Pengakuan Jerinx | Rp 1 Miliar untuk Lawan Gibran-Teguh

Regional
PSI Ditawari Rp 1 Miliar untuk Dukung Pasangan Ini di Pilkada Solo, Bukan Gibran-Teguh

PSI Ditawari Rp 1 Miliar untuk Dukung Pasangan Ini di Pilkada Solo, Bukan Gibran-Teguh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X