Polisi Temukan Jasad Janin di Popok Milik Perempuan yang Tewas Mengenaskan di Kamar Kos

Kompas.com - 08/04/2020, 11:50 WIB
Jenazah IU (23) seorang wanita yang ditemukan tewas dalam kamar kos  miliknya yang berada di kawasan Jalan Sungai Sahang Muhajirin IV, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (7/4/2020). Ia diduga tewas akibat mengoba mengugurkan kandungannya sendiri yang berusia enam bulan. KOMPAS.com/AJI YK PUTRAJenazah IU (23) seorang wanita yang ditemukan tewas dalam kamar kos miliknya yang berada di kawasan Jalan Sungai Sahang Muhajirin IV, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (7/4/2020). Ia diduga tewas akibat mengoba mengugurkan kandungannya sendiri yang berusia enam bulan.

KOMPAS.com - Polisi menemukan jasad janin berusia sekitar enam bulan di balik popok yang dikenakan UI (23), perempuan yang tewas kehabisan darah usai diduga aborsi sendiri di kamar kos.  

"Lalu kami melakukan pemeriksaan lebih mendalam dan ditemukan janin berusia sekitar enam sampai tujuh bulan di balik popok yang digunakan korban," kata dr Indra Nasution, spesialis Forensik dari rumah sakit Bhayangkara, Palembang, Sumatera Selatan. 

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah obat-obatan di samping korban di kamar kos korban di Jalan Sungai Sahang Muhajirin IV, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (7/4/2020).

Baca juga: Siswa SMA Tasikmalaya Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar, Awalnya Bawa Kabur Motor

Berdasar olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menduga korban hendak mengeluarkan janin yang dikandungnya sendirian. 

"Kemungkinan korban ini meninggal karena kehabisan darah karena diduga melakukan aborsi sendiri," ujar Kanit Reskrim Polsek Ilir Barat I Palembang Iptu Ginting.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Detik-detik Penumpang KM Lambelu Terjun ke Laut karena Dilarang Berlabuh di Maumere

Seperti diketahui, tetangga kos mencium bau busuk dari kamar korban. Warga yang panik segera melaporkan hal itu kepada polisi. 

Ketika petugas datang, pintu kos segera dibuka dan UI ditemukan tewas terlentang dengan keadaan mulai membusuk di dalam kamar kosnya.

"Dugaannya, jenazah tersebut sudah meninggal tiga hari yang lalu. Tanda kekerasan tidak ada," kata Ginting, saat dihubungi Kompas.com.

Petugas pun langsung membawa jenazah tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan otopsi.

(Penulis: Kontributor Palembang, Aji YK Putra | Editor: Aprillia Ika)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X