Ratusan Orang dari Daerah Terjangkit Virus Corona Masuk ke Kulon Progo

Kompas.com - 27/03/2020, 11:00 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

KULON PROGO, KOMPAS.com – Lebih dari 400 orang dari daerah yang sudah dinyatakan terjangkit virus corona datang ke Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dinas Kesehatan Kulon Progo mengungkapkan, jumlah itu dihitung sejak Pemerintah Indonesia mengumumkan kasus pertama atau 2 Maret 2020.

Kebanyakan orang itu berasal dari Jakarta dan sekitarnya.

“(Mereka) itu semua dari kota terjangkit. Malang, Surabaya, paling banyak Jakarta,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo, Sri Budi Utami, dalam rapat koordinasi mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang berlangsung di Kompleks Pemkab Kulon Progo, Kamis (26/3/2020).

Baca juga: RSUD Wates Kulon Progo Rawat Bayi 4 Bulan PDP Corona

Sri mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo juga mencatat ada sejumlah orang yang baru kembali dari luar negeri.

“Yang luar negeri itu dominan umrah, tapi itu sudah selesai,” kata Sri Budi.

Pencatatan ini dilakukan agar tracing mudah dilakukan jika temukan kasus positif virus corona. 

Sri juga mengungkapkan, ada beberapa warga dari daerah terjangkit virus corona yang memeriksakan diri ke Puskesmas.

Baca juga: Hasil Lab Negatif, Pasien PDP Corona Asal Kulon Progo Dipulangkan

Beberapa yang menunjukkan gejala sakit biasa akan masuk dalam pemantauan dan diminta mengisolasi diri.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X